Silahkan Login atau Signup
Email:
Password:
  Home     e-Store     Etalase     Keranjang     Pembayaran     Cara Pemesanan     Tutorial     Recruitment     Kontak  
           Etalase
           Tutorial
           Bantuan & Dukungan
WhatApps, Line, WeChat
(+62)-816-1324-727
           Kontak

          Didukung Oleh:









Wednesday, 22-Nov-2017


 Bandung-Aeromodeling >> Tutorial >> Aeromodeling u/SMA >> Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
 

72    

    Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric




(Click to Enlarge Thumbnail)

Date Created: 08-Apr-2014
Created By: Budi Atmoko
Category: Aeromodeling u/SMA

Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol

Download Tutorial Lengkap (PDF 4,196 KB)



Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric

PENGETRIMAN PESAWAT

3.1 PEMASANGAN MOTOR LISTRIK

Pasangkan motor pada dudukannya, pastikan bahwa propeller dan As tidak bergesekan atau terhambat oleh dinding /frame sehingga dapat berputar bebas. Pasangkan spinner 2 di hidung pesawat.

PERSIAPAN DAN INSTALASI RADIO

1. Daftar Pengecekan :

Model sudah harus di cover atau dilapisi dan dicat bilamana diperlukan
Bidang-bidang kemudi sudah dipasangkanpada engselnya.
Susunan ekor sudah direkatkan dengan kuat ke badan.
Engine sudah dipasangkan dengan mur dan baud ditempatnya.
Peredam suara sudah terpasang.
Propeller dan spinner sudah terpasang.
Tangki bahan bakar sudah dipasang dengan kuat.
Pushrod elevator dan rudder sudah lengkap.

2. Menimbang Model

Pasangkan sementara pushrod elevator dan rudder di sisi badan dengan ujung belakang berada pada posisi akhir. Lihatlah gambar rencana skala penuh
Letakan perlengkapan radio control yang dibawa terbang sementara di badan dengan letak kira-kira seperti pada gambar rencana.
a. Baterai dipasang di bagian depan.
b. Receiver berikutnya
c. Servo-servo terletak dibagian belakang.
d. Untuk sayap tipe F3J.
Dengan mengaju pada pandangan samping pada gambar rencana untuk "RANGE TITIK BERAT ",kemudian ukur dan tandai bagian ini di sisi bawah sayap.
Kemudian rekatkan sayap dengan karet gelang di sisi atas badan.
Saat menerbangkan gunakanlah 7 karet gelang ukuran 64 di setiap sisi.

Angkat model di bagian bawah sayap dengan ujung-ujung jari. Cara yang lebih baik adalah dengan mengunakan suatu dudukan sederhana yang terbuat dari sepasang dowel 6 mm yang dibulatkan sisi atasnya.

Gerakan ujung jari atau dudukan keseimbangan pada range titik berat sampai model kelihatan mendatar.

Jika anda menemukan titik berat di luar range yang diperbolehkan, lepaskan sayap dan geserlah perlengkapan radio control dari sisi yang lebih berat sampai model menjadi seimbang. Lokasi yang lebih disukai untuk keseimbangan adalah 50% lebar sayap. Jika pergeseran dari perlengkapan radio control tidak dapat menyeimbangkan model, maka tambahkan berat pada posisi hidung atau ekor yang ekstrim sampai model seimbang pada range yang diperbolehkan. Rekatkan berat ini secara permanen ditempatnya.

Lepaskan sayap dan tandai lokasi-lokasi yang bersesuaian dengan komponen seluruh radio control.
Lengkapi pushrod untuk stabilo dan rudder.
a) Ukurlah kurang lebih 5 cm dari sisi belakang servo ke pushrod balsa dan tandai ini dengan suatu titik.
b) Pindahkan pushrod dari badan dan potonglah dari titik tersebut.
c) Potonglah satu batang kawat 1 atau 2mm dan gunakan kawat ini untuk melengkapi ujung-ujung pushrod.

Instalasi Radio

a) Bacalah dan ikuti instruksi yang sesuai dengan radio anda.
b) Jika baterai yang dipergunakan adalah baterai kering, maka baterai ini harus baru. Jika anda menggunakan baterai NiCd yang dapat di isi kembali, maka baterai ini harus penuh.
c) Hidupkan radio dan cobalah mengoperasikannya.

Dengan mengacu kepada sketsa fungsi transmitter pada gambar dibawah ini, lakukan pengujian kepada lengan-lengan servo yang bergerak karena tongkat digerakan untuk berbagai pengendalian.
Untuk sayap F3J transmitter terdiri dari 2 channel kendali untuk 2 servo.

LOKASI PENEMPATAN PERLENGKAPAN RADIO

Perlu diketahui bahwa receiver dan baterai harus dilapisi dengan karet busa lunak untuk melindungi terhadap getaran dan juga harus diikat dengan karet gelang. Antene jangan dipotong.
Instalasi yang terlihat disini tergantung pada jenis radio kontrol, anda tidak dapat mengikutinya secara serupa.
Bacalah instruksi yang terdapat pada radio control anda sebelum menjalankannya.
Tempatkan sebuah tanda pada setiap servo dengan cara yang sama "R" unruk rudder, "E" untuk elevator, jika anda memilikinya. Jika receivernya tidak mencukupi untuk setiap servo maka anda dapat menempatkan selotip di dekatnya, sehingga anda dapat menandainya untuk setiap aplikasi.

PENGATURAN SERVO

Seperti dijelaskan pada pendahuluan, sistem radio pada sistem reverse dapat menyederhanakan instalasi radio.Dengan suatu sistem reguler non reverse anda harus menempatkan setiap pushrod yang bersesuaian dengan rotasi servo.

Dengan reverse servo pushrod dapat dipasangkan di setiap sisi lengan-lengan atau roda servo dan setelah melakukan pengecekan terhadap servonya. Sementara servo melakukan respon dengan arah yang salah, kita dapat dengan mudah memindahkannya ke posisi yang benar.

Gerakkan tongkat elevator ke atas dan amati bahwa pushrod elevator harus terhubung ke elevator sehingga elevator tertarik ke bawah, tandai servo ini.
Gerakan tongkat rudder ke kanan dan amati bagaimana servo rudder terhubung ke rudder

MEMASANG CONTROL HORN DAN PUSHROD RUDDER

Berdasarkan gambar disamping ini, pasangkan horn pada posisinya beri sedikit perekat untuk memposisikannya pada rudder.

Buatlah lubang dengan mata bor pada horn dan tempatkan bidang pengunci atau nut plate pada sisi lain dan gunakan skrup yang tersedia.
Buanglah pelapis dari sisi atas yang menutupi lubang pushrod untuk rudder.
Tempatkan pushrod di tempat sesuai seperti pada gambar disamping ini, buatlah bengkokan sebanyak yang diperlukan. Dengan bekerja dari kabin, masukan pushrod untuk rudder melalui badan bagian belakang dan keluar di lubang ini. Satu benang untuk menuntun keluarnya kawat ke lubang keluaran.
Pasangkan kwik link/ clevis di ujung pushrod yang berupa batang berulir. Tahankan kawat pushrod dengan tang sementara anda memasangkan kwik link baik yang berasal dari nylon maupun logam, hubungkan kwik ling ini ke horn rudder.

HORN ELEVATOR

Sisipkan pushrod elevator melalui kabin ke sisi belakang badan dan keluar melalui celah yang lebarnya sekitar 5 cm.
Pasangkan kwik link di batang pushrod ini dan hubungkan ke horn elevator.
Tempatkan kwiklink horn di bawah elevator seperti pada gambar disamping dengan posisi yang tepat, kemudian horn di pasangkan di tengah sehingga kwik link dapat bergerak keluar masuk bukaan ekor tanpa bergesekan dengan sisi-sisi samping. Pasangkan horn pada elevator.

PEMASANGAN SERVO

Pasangkan selotip untuk memegang pushrod elevator dan rudder pada bagian bawah kabin.
Rekatkan 2 triplek penguat ke bagian bawah servo tray seperti terlihat pada gambar.
Pasangkan karet lunak gromnet ke dudukan lubang-lubang servo dan tray.
Pasangkan servo-servo di tray pada posisi yang bersesuaian. Servo mana untuk rudder dan elevator serta servo mana untuk throttle. Tandai dengan lubang gromnet lokasi unruk skrup.
Keluarkan servo-servo ini dan dengan mata bor 2mm. Buatlah lubang di tray. Pasangkan kembali servo dan sekrupnya yang telah tersedia.
Pasangkan tab pada servo belakang sehingga bersesuaian dengan former C.
Tempatkan dudukan tripleks di bawah ujung depan servo tray sehingga berada 3 cm di atas lantai badan pesawat. Dudukan ini cukup panjang sehingga akan masuk kedalam badan. Amplalah satu sisi sampai dudukannya tepat. Rekatkan dudukan servo ini ke semua sisi.
Rekatkan servo tray ke dudukan dan juga former C

MEMASANG PUSHROD ELEVATOR & RUDDER

Tempatkan pushrod elevator sehingga TE elevator berada tepat di tengah lurus dengan stabilo. Buatlah lengan lubang pada lengan servo kemudian potong dan bengkokan ujung pushrod ke arah depan. Gosok kawat yang dibengkokan ini dengan ampelas. Lepaskan lengan servo dan pasangkan kawat pushrod kedalamnya.
Tempatkan pusrod rudder sehingga rudder dapat bersesuaian dengan fin. Potong dan bengkokan ujung pushrod ke depan seperti terlihat pada gambar dan hubungkan ke lengan servo rudder.

MEMASANG SWITCH

Pasangkan untuk sementara baterai dan receiver di badan. Tempatkan switch dan posisi pengisian di bagian luar badan bersebrangan dengan buangan knalpot. Tandai dan buanglah lubang seperlunya kemudian lepaskan baterai dan receiver dari tempatnya.
Buatlah lubang melalui sisi badan dan yakinkan bahwa lobang untuk switch cukup panjang sehingga dapat menerima pergerakan switch On dan OFF.
Pasangkan switch dan jack pengisisan.
Kemudian coba hidupkan radio dan periksalah apakah apakah posisinya sudah sesuai.

BATERAI

Anda harus menggunakan baterai Nicad yang terisi atau baterai kering yang masih baru untuk terbang.
Gunakan karet busa berketabalan 1.5 cm untuk membungkus baterai dan memegangnya pada badan sehingga terhindar dari getaran dan shock.
Tempatkan baterai di badan dan tambahkan karet busa jika perlu.

RECEIVER

Janganlah anda sekali-kali memotong kawat antena yang terhubung ke receiver.
Secara hati-hati selubungi receiver dengan karet busa seperti baterai.
Pasangkan seluruh kabel pada sisi radio control sehingga beroperasi dan yakinkan setiap servo sudah terhubung dengan tepat ke terminal receiver.
Tempatkan receiver disisi belakang baterai.
Julurkan kabel antena ke atas dan ke belakang sepanjang sisi kabin, doubler dan juga keluar bagian belakang kabin. Pasangkan selotip dikawat dengan posisi di dalam kabin.
Dengan menggunakan clip yang tersedia bersama radio, pasangkan antena dari sisi ekor vertikal seperti terlihat pada gambar. Aturlah clip ini sehingga kawat antena cukup rapih namun tidak terlalu kuat. Biarkan kelebihan kawat menggantung di clip ini.
Kumpulkan seluruh kabel-kabel yang berlebihan bersama-sama dengan receiver dan bungkuslah kabel tersebut dengan karet busa.
Pasangkan sticker "ON/OFF" di sisi luar badan untuk menandai posisi switch

PENGATURAN BIDANG KEMUDI

Seluruh pushrod harus bergerak bebas tanpa adanya bengkokan atau gesekan. Aturlah jika diperlukan untuk mulusnya pengoperasian seluruh pushrod, kemudian aturlah pergerakan pengendalian.Perlu dicatat bahwa tidak ada servo tertahan untuk pengendalian sehingga menahan lengan servo untuk pergerakan berputar, hal ini akan menyebabkan servo berbunyi atau bergetar.

Sebagai contoh, jika kita menggerakan lengan throttle ke depan sepenuhnya dan servo berbunyi tapi servo masih tertahan atau jam maka hal ini akan mengakibatkan aliran listrik yang besar ke servo yang seringkali akan menyebabkan rusaknya servo dan menghabiskan listrik pada baterai. Hal inilah sering menyebabkan kehilangan kontrol dan jatuhnya pesawat.

Dengan trim tab pada transmitter aturlah agar elevator berada di tengah, atur klip sehingga TE elevator berada tepat di tengah. Atur klip sehingga TE elevator tepat berada di tengah seperti pada gambar.
Gerakan stik elevator di transmitter sepenuhnya ke atas dan ke bawah, Elevator harus mengikuti sudut template dengan tepat ke atas dan ke bawah.
Dengan trim tab rudder pada transmitter di set di tengah aturlah klip untuk rudder sehingga TE berada di tengah. Aturlah roda depan juga tepat mengarah ke depan.
Gerakan stick atau tongkat rudder penuh ke kanan dan ke kiri. Rudder harusnya bergerak mengikuti sudut template yang disediakan ke kanan dan ke kiri. Roda depan seharusnya bergerak ringan dan hal ini diperlukan untuk dapat bergerak di darat.
Dengan trim tab aileron pada transmitter di set di tengah atur dan hubungkan clip sampai aileron berada pada posisi netral di sayap. Gerakan tongkat aileron sepenuhnya ke kanan dan ke kiri. Aileron harus bergerak penuh ke atas dan ke bawah mengikuti template aileron.

DIMANA MENERBANGKAN MODEL ANDA

Penerbangan hanya dilakukan di areal yang ditujukan untuk penerbangan radio control dan daerah ini harus bebas dari interperensi gelombang radio. Mungkin ada sebuah klub penerbangan R/C di sekitar anda yang menggunakan areal lapangan berlatih di dekat anda.

Tanyakan ke toko / agen pembelian spare part RC atau aeromodeler lainnya, bagaimana dapat bergabung ke dalam klub ini. Perlu diketahui bahwa lapangan penerbangan radio control adalah penggunaan penggunaan transmitter anda, selalu yakinkan diri anda bahwa tidak ada orang lain yang menggunakan frekwensi radio anda sebelum menghidupkan transmitter radio. Untuk hal ini janganlah melakukan pengetesan radio anda di tempat parkir karena kemungkinan sedang ada orang yang berlatih di lapangan dan hal ini akan membahayakan.

Sebagai pemula saat di lapangan mintalah seorang yang telah ahli untuk membantu penerbangkan perdana pesawat model anda, hal ini sangat penting untuk mengurangi resiko jatuhnya pesawat anda. Beberapa klub RC mempunyai instruktur khusus untuk keperluan ini. Jika anda tidak mengetahui mengenai klub radio control di sekitar anda maka anda dapat menghubungi :

Bandung Aeromodeling

Jl. Megasari No.5 Bandung 40175
Http://www.bandung-aeromodeling.com
Fax. (022) 6015941 email: aerobdg@yahoo.com

Jika anda tidak menemukan klub atau lapangan penerbangan yang sesuai maka anda perlu mencari suatu areal yang sedikitnya memiliki panjang sekitar empat kali lapangan bola, bebas dari pepohonan atau tiang-tiang penghalang lain. Lapangan dengan dasar rumput merupakan yang ideal dan untuk pengendalian yang lebih baik lapangan ini harus setidaknya 2 atau 3 mil jauhnya dari areal lain yang dipergunakan oleh model radio control baik untuk pengendalian model maupun perahu. Di lapangan ini hidupkan receiver anda kira-kira 2 atau 3 menit untuk memeriksa bahwa tidak ada satupun radio control yang beroperasi didaerah ini di frekwensi anda karena hal ini akan mempengaruhi receiver dan menjatuhkan pesawat anda. Areal ini harus jauh dari perumahan dan juga jauh dari jalan atau lalu lintas yang ramai. Anda harus memberi ruangan yang cukup luas seandainya terjadi kesalahan. Areal untuk tinggal landas harus merupakan permukaan yang relatif lurus minimal dengan panjang minimal 80 m dengan lebar 10 m.

PENGECEKAN RADIO

Sebelum pergi ke lapangan untuk menerbangkan dengan baterai yang berisi penuh, hidupkan receiver dan transmitter dan gerakan seluruh pengendalian beberapa kali sampai anda puas dengan seluruh fungsinya.

Sebelum memulai setiap kali penerbangan buatlah suatu pengecekan jarak dari radio yang dipergunakan. Anda dapat mengikuti petunjuk manual yang terdapat pada radio anda. Secara umum dengan antena terlipat setidaknya anda mendapatkan jarak 30 m di tanah dengan pengendalian cukup baik.

Untuk melakukan ini hidupkan transmitter dan receiver kemudian aturlah jarak model sedemikian mengarah berlawanan dengan melihatnya atau model menghadap ke belakang dan berjalanlah sejauh menjauh, sementara transmitter bekerja.

Lihatlah bagaimana sinyal terlepas kendali sampai nanti 30 m. Jika perlengkapan alat ini bekerja dengan baik maka setidaknya setiap penerbangan akan dapat terkendali. Hati hatilah menggunakan transmitter anda ketika ada orang lain yang berada dalam penerbangan dan sedang mencoba dalam frekuensi yang sama

DAFTAR PENGECEKAN SEBELUM TERBANG

Hal-hal yang harus dilakukan dan perlengkapan yang harus dibawa kelapangan

Baterai harus baru atau terisi penuh
Radio transmitter ( Jangan tinggalkan ini )
Alat-alat untuk mengencangkan sesuatu yang dapat lepas karena getaran.
Winch atau Histart
Bahan bakar dan pompa.
Kertas tissue untuk membersihkan.
Karet gelang No.64 untuk mengikat sayap
Propeller cadangan.
Kunci Propeller.
Kunci Busi
Lem Cyanoacrilate

BELAJAR TERBANG............

Belajar menerbangkan merupakan suatu hal yang kelihatannya sulit dan suatu kesalahan dapat saja secara serius merusakan bahkan menghancurkan pesawat model anda, bahkan pilot-pilot yang sebenarnya mempunyai sekalipun mempunyai permasalahan belajar untuk menerbangkan model, ini perlu anda catat karena hal ini berbeda. Para penerbang sebenarnya berada dalam cockpit sedangkan anda tidak disana dan tidak merasakan. Memang hal ini merupakan suatu upaya agar anda mencari seseorang untuk mengajari anda, karena dengan adanya seorang instruktur kemungkinan anda menerbangkan pesawat dengan sukses akan lebih besar.

Tanyakan ke daeler hobby shop atau hobby supply mengenai orang yang dapat mengajari anda dan jika tidak ada yang dapat membantu, anda dapat belajar sendiri bisa dengan menggunakan radio control flight simulator, dengan alat ini anda dapat mengenali gejala-gejala penerbangan yang terjadi. Oleh karena itu penggunaaan radio control flight simulator sangat dianjurkan.

Berdirilah di belakang pesawat dan pastikan seluruh respon kendali sudah benar. Gerakan tongkat kendali rudder ke kanan dan anda harus mendapatkan rudder bergerak ke kanan atau gerakan tongkat elevator ke depan (push down) maka elevator harus bergerak ke bawah.

Gerakan tongkat kendali ke depan dan ke belakang maka anda harus melihat elevator bergerak naik dan sebagainya. Lihatlah juga rudder yang berbelok ke kanan ketika anda memberikan gerakan rudder ke kanan. Yakinkan bahwa seluruhnya berada sesuai dengan fungsinya dan untuk pesawat glider bermotor engine terpasang dengan kuat. Servo-servo tidak ada yang longgar, receiver dan baterai sudah terpasang cukup kokoh dengan tangki sudah diikat kuat seperlunya. Propeller dan spinner harus kuat pemasangannya. Tidak ada satupun yang kira-kira longgar atau belum di finish atau bahkan belum di check. Antena receiver terjulur keluar tidak boleh tergulung didalam model.

TEST FLIGHT

4.1 Persiapan Terbang

Pertama kali sayap dan stabilo kita pasangkan pada posisinya dengan bantuan joiner yang tersedia dan karet apabila perlu. Pada hidung pesawat telah kita masukan pemberat dan baterai, agar titik berat pesawat kita tepat berada di daerah seperti pada gambar rencana yakni 50% lebar sayap.

Sistem kendali rudder dan elevator harus kita chek fungsinya agar dapat bekerja seperti apa yang kita inginkan. Demikian pula dengan sistem penarik dengan tali nilon atau snar 1.2 mm akan dapat kita manfaatkan disini.

Setelah semuanya di periksa dengan baik maka pesawat sudah siap di trim. Proses pengetriman yang dilakukan di udara dengan cara diluncurkan perlahan melawan angin agar hasilnya tentu juga lebih meyakinkan.

4.2 Trimming Flight

Penerbangan trim atau triming flight merupakan prasyarat sebelum model diterbangkan dengan ditarik tali atau dengan motor. untuk melakukan yang satu ini anda harus melakukan di lapangan berumput cukup tebal. Perhatikan arah angin karena anda harus meluncurkan model melawan arah angin dengan arah agak ke bawah ke suatu titik 5 meter di depan kita, tentunya Arah angin Pegang diatas kepala luncurkan agak ke bawah jika angin dirasakan bertiup perlahan. Model yang trimnya baik akan meluncur mulus dan mendarat jauh ke depan dengan jarak sekitar 5 m.

Kalau perlu lita bisa menggeser trim elevator ke bawah (Pull Up) agar pesawat tidak terlihat menukik atau mendarat dalam jarak kurang 3m di depan kita. Sebaliknya jika pesawat cenderung menanjak dan stall maka kita perlu menggeser trim elevator ke atas (Push down).

4.3 Perbangan Pertama

Untuk menerbangkan pesawat ini seperti biasa kita butuhkan tali penarik atau histart yang panjangnya sekitar 50 hingga 150 meter. Jika telah yakin bahwa sistem kendali bekerja sempurna maka pesawat dapat kita ditarik dengan posisi hidung pesawat agak menanjak (sekitar 10 derajat dari arah mendatar).

Lihatlah bahwa pesawat akan dengan mudah menambah ketinggian dengan bantuan histart. Ingatlah bahwa pesawat ini memang dirancang untuk memiliki prestasi yang tinggi dalam ketahanan melayang di udara.

Penerbangan pertama harus dilakukan didalam cuaca yang tidak terlalu berangin dan hanya sedikit orang yang berada di sekitar anda.

Anda harus berkonsentrasi dan kesuksesan anda tidak tergantung pada instruksi yang ada disini sepenuhnyanamun setidaknya anda harus mempunyai urutan suatu penerbangan didalam pikiran anda.

Pikirkanlah masalah pesawat dan janganlah terlalu berpengaruh pada suasana angkasa dan anggaplah bahwa seseorang memikirkan dan mengendalikan di belakang pesawat ini. Penerbangan pertama anda diharapkan tidak lebih dari 2 atau 3 menit.

MEMBELOK

Cobalah untuk membuat suatu belokan yang sedang, bukan belokan dengan sayap yang terlalu miring. Jika anda tidak meningkatkan ketajaman belok, yaitu membuat belokan yang sedemikian tajam, maka akan ada kecendrungan kekurangan daya angkat dan oleh karenanya pesawat cenderung menurun. Untuk menjaga arah atau ketinggian pada saat membelok maka anda harus memberikan sedikit elevator up untuk menjaga agar hidung pesawat tidak turun.

Selamat terbang...............!!!!!!!!


3826 people view it
 



 


  Tutorial Teranyar (lihat semua)


Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 08-Apr-2014
3827 people view it
 


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 24-Mar-2014
6359 people view it
 


Bagaimana merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45
Merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45 ternyata asyik juga, wah anak kecil juga bisa ya ? ... (Lihat)
Date Created: 17-Mar-2014
14162 people view it
 

  Tutorial Unggulan (lihat semua)


Asyiknya Belajar Merakit Sendiri Pesawat Model
Pelajar juga bisa merakit Pesawat Pelangi 50 chuck glider dan Pelangi 70 rubber powered Glider ... (Lihat)
Date Created: 01-Jun-2013
8970 people view it
 


  Produk Baru (lihat semua)
Plan Double Dutch Radio Modeller
Price: Rp. 50,000
View: 746

Plan Cessna 182-46 Skylane
Price: Rp. 50,000
View: 1,000

Plan P51D Fun Scale Mustang Eng 40
Price: Rp. 50,000
View: 425


  Produk Unggulan (lihat semua)
Pelangi 70 Free Flight Rubber Powered Glider (Pack of Six)
Price: Rp. 390,000 / Rp. 410,000 / Rp. 425,000
View: 1,000

Optimae 2500 F3J R/C Glider Competition
Price: Rp. 975,000 / Rp. 1,300,000 / Rp. 1,500,000
View: 1,000

Pelangi 50 Free Flight Hand Launched Glider (Pack of Six)
Price: Rp. 162,500 / Rp. 187,500 / Rp. 200,000
View: 1,000

 Tetang Kami   Tanya Jawab   Kontak Kami 
 Pembayaran 
Copyright @ 2013, 2014 Bandung-Aeromodeling.com. Allrights reserved.