Silahkan Login atau Signup
Email:
Password:
  Home     e-Store     Etalase     Keranjang     Pembayaran     Cara Pemesanan     Tutorial     Recruitment     Kontak  
           Etalase
           Tutorial
           Bantuan & Dukungan
WhatApps, Line, WeChat
(+62)-816-1324-727
           Kontak

          Didukung Oleh:









Wednesday, 22-Nov-2017


 Bandung-Aeromodeling >> Tutorial >> Aeromodeling u/Universitas >> Bagaimana Mensetting dan menerbangkan Pesawat Model P-51 Mustang Sport Aerobatic
 

69    

    Bagaimana Mensetting dan menerbangkan Pesawat Model P-51 Mustang Sport Aerobatic




(Click to Enlarge Thumbnail)

Date Created: 10-Mar-2014
Created By: Budi Atmoko
Category: Aeromodeling u/Universitas

Bagaimana Mensetting dan menerbangkan Pesawat Model P-51 Mustang Sport Aerobatic


Bosan dengan pesawat model trainer, cobalah merakit dan menerbangkan pesawat model P-51 Mustang Sport aerobatic

Download Tutorial Lengkap (PDF 1,790 KB)




Bagaimana Mensetting dan menerbangkan P-51 Mustang


Sebelumnya ...

MEMASANG PERANGKAT RADIO CONTROL

MEMILIH PERALATAN RADIO CONTROL

Pesawat model P-51D Mustang 40 dirancang untuk menggunakan radio control 4 channel.Dalam penerbangan pesawat model pengendalian dilakukan oleh aileron dan elevator.


Channel 1 : untuk mengendalikan aileron, khusunya untuk membelok dan melakukan gerakan guling.
Channel 2 : untuk menggerakan elevator yang berfungsi untuk melakukan anggukan yaitu gerakan menanjak, mendatar dan menurun.
Channel 3 : untuk pengaturan engine dan mengontrol kecepatan pesawat, dan
Channel 4 : untuk menggerakan rudder atau kemudi belok yang membantu aileron pada saat belok.

Perlengkapan pemancar radio control ditenagai dengan dengan baterai sebanyak 8 cell dan sebaiknya menggunakan baterai Nickel Cadmium ( NiCd ) yang dapat diisi kembali atau rechargeble. Perlengkapan R/C yang ditenagai dengan batere NiCd juga dapat mempergunakan unit-unit pengisian kembali atau recharger, dan memang baterai-baterai Nicd harganya lebih mahal dari baterai kering biasa, namun bagi anda yang cendrung melakukan penerbangan dengan rutinitas tinggi, maka biaya untuk mengganti baterai kering akan jauh lebih besar daripada anda membeli Baterai Nicd yang harganya relatif lebih mahal. Hal ini sebaiknya anda pertimbangkan.

Kebanyakan sistem radio kontrol yang dilengkapi dengan fungsi pembalikan servo atau servo reversing akan dapat membantu anda membalikan respon dari servo. Keunggulan ini akan menyederhanakan instalasi radio yang akan dibahas dalam pemilihan sistem radio. Anda juga dapat menggunakan radio dengan keunggulan yang lebih seperti halnya sensitifitas ganda atau dual rate, fungsi eksponensial ataupun pencampuran pengendalian (Control Mixing). Fasilitas-fasilitas seperti ini tidak perlu digunakan secara keseluruhan untuk penerbangan sport dan umum, biasanya klasifikasi ini dipergunakan untuk penerbangan lanjut. Ketika memilih sebuah radio, ingatlah fungsi-fungsi frekuensi yang tersedia dan anda memilih frekuensi yang dipergunakan untuk pesawat terbang.

1. Daftar Pengecekan :
º Model sudah harus di cover atau dilapisi dan dicat bilamana diperlukan
º Bidang-bidang kemudi sudah dipasangkanpada engselnya.
º Susunan ekor sudah direkatkan dengan kuat ke badan.
º Engine sudah dipasangkan dengan mur dan baud ditempatnya.
º Peredam suara sudah terpasang.
º Propeller dan spinner sudah terpasang.
º Tangki bahan bakar sudah dipasang dengan dukungan karet busa untuk menjaganya tetap mendatar.
º Pushrod stabilo dan rudder sudah lengkap.
º Roda pendarat dan tangkainya sudah terpasang.

2. Menimbang Model
º Pasangkan sementara pushrod stabilo dan rudder di sisi badan dengan ujung belakang berada pada posisi akhir.Lihatlah gambar rencana skala penuh
º Letakan perlengkapan radio control yang dibawa terbang sementara di badan dengan letak kira-kira seperti pada gambar rencana.
a. Baterai dipasang di bagian depan.
b. Receiver berikutnya
c. Servo-servo terletak dibagian belakang.
d. Pasangkan servo aileron di sayap.

º Dengan mengaju pada pandangan samping pada gambar rencana untuk "RANGE TITIK BERAT ",kemudian ukur dan tandai bagian ini di sisi atas sayap pada badan.


Kemudian pasangkan sayap dengan baut sayap pada sisi belakang dudukan sayap pada badan. Saat menerbangkan gunakanlah 2 buah baut pemegang sayap.

º Angkat model terbalik di bagian atas sayap dengan ujung-ujung jari. Cara yang lebih baik adalah dengan mengunakan suatu dudukan sederhana yang terbuat dari sepasang dowel 6mm yang dibulatkan sisi atasnya dengan jarak 12.5 cm.

a. Gerakan ujung jari atau dudukan keseimbangan pada range titik berat sampai model kelihatan mendatar.
b. Jika anda mendapatkan titik berat di luar range yang diperbolehkan, lepaskan sayap dan geserlah perlengkapan radio control dari sisi yang leebih berat sampai model menjadi seimbang. Lokasi yang lebih disukai untuk keseimbangan adalah pada spar sayap.
c. Jika pergeseran dari perlengkapan radio control tidak dapat menyeimbangkan model, maka tambahkan pemberat dari timbal pada posisi hidung atau ekor yang ekstrim sampai model seimbang pada range yang diperbolehkan. Rekatkan pemberat ini secara permanen ditempatnya.

º Lepaskan sayap dan tandai lokasi-lokasi yang bersesuaian dengan komponen seluruh radio control.
º Lengkapi pushrod untuk stabilo dan rudder.
a) Ukurlah kurang lebih 5 cm dari sisi belakang servo ke pushrod balsa dan tandai ini dengan suatu titik.
b) Pindahkan pushrod dari badan dan potonglah dari titik tersebut.
c) Potonglah satu batang kawat 1 atau 2mm dan gunakan kawat ini untuk melengkapi ujung-ujung pushrod.


Instalasi Radio

a) Bacalah dan ikuti instruksi yang sesuai dengan radio anda.
b) Jika baterai yang dipergunakan adalah baterai kering, maka baterai ini harus baru. Jika anda menggunakan baterai NiCd yang dapat di isi kembali, maka baterai ini harus penuh.
c) Hidupkan radio dan cobalah mengoperasikannya.
º Dengan mengacu kepada sketsa fungsi transmitter pada gambar dibawah ini, lakukan pengujian kepada roda-roda servo yang bergerak karena tongkat digerakan untuk berbagai pengendalian.
º Untuk sayap dengan aileron transmitter terdiri dari 2 tongkat dan kendali 4 servo


LOKASI PENEMPATAN PERLENGKAPAN RADIO

º Perlu diketahui bahwa receiver dan baterai harus dilapisi dengan karet busa lunak untuk melindungi terhadap getaran dan juga harus diikat dengan karet gelang. Antene jangan dipotong.
º Instalasi yang terlihat disini tergantung pada jenis engine dan radio kontrol, anda tidak dapat mengikutinya secara serupa.
º Bacalah instruksi yang terdapat pada radio control anda sebelum menjalankannya.
º Tempatkan sebuah tanda pada setiap servo dengan cara yang sama "R" unruk rudder, "E" untuk elevator, "T" untuk Throttle dan "A" untuk Aileron, jika anda memilikinya. Jika receivernya tidak mencukupi untuk setiap servo maka anda dapat menempatkan selotip di dekatnya, sehingga anda dapat menandainya untuk setiap aplikasi.

PENGATURAN SERVO

º Dengan servo throttle di posisi depan, tempatkan roda servo berdampingan dengan lengan throttle.
º Posisi servo rudder berlawanan dengan throttle sehingga dapat menggerakan lengan kemudi roda depan pada garis lurus.Pada radio yang tidak mempunyai fasilitas pembalik servo, servo rudder biasanya merupakan servo reverse. Servo reverse biasanya dapat diidentifikasikan dengan suatu titik dengan warna yang berbeda.

PERGERAKAN SERVO

Seperti dijelaskan pada pendahuluan, sistem radio pada sistem reverse dapat menyederhanakan instalasi radio.Dengan suatu sistem reguler non reverse anda harus menempatkan setiap pushrod yang bersesuaian dengan rotasi servo. Dengan reverse servo pushrod dapat dipasangkan di setiap sisi lengan -lengan atau roda servo dan setelah melakukan pengecekan terhadap servonya. Sementara servo melakukan respon dengan arah yang salah, kita dapat dengan mudah memindahkannya ke posisi yang benar.

º Doronglah tongkat throttle pada transmitter ke atas sehingga anda dapat melihat lengan servo terhubung ke throttle untuk memberikan posisi throttle terbuka penuh. Tandai ini pada lengan servo dan kembalikan lengan throttle ke posisi idle.
º Aileron untuk sayap, gerakan tongkat aileron ke kanan dan amati bahwa aileron kanan harus bergerak ke atas.
º Gerakan tongkat elevator ke atas dan amati bahwa pushrod elevator harus terhubung ke elevator sehingga elevator tertarik ke bawah, tandai servo ini.
º Gerakan tongkat rudder ke kanan dan amati bagaimana servo rudder terhubung ke rudder memberikan belokan ke kanan dan juga pengemudian roda depan. Tandai ini dengan servo untuk roda.

MEMASANG CONTROL HORN DAN PUSHROD RUDDER

º Berdasarkan gambar disamping ini, pasangkan horn pada posisinya beri sedikit perekat untuk memposisikannya pada rudder.
º Buatlah lubang dengan mata bor pada horn dan tempatkan bidang pengunci atau nut plate pada sisi lain dan gunakan skrup yang tersedia.
º Buanglah pelapis dari sisi atas yang menutupi lubang pushrod untuk rudder.
º Tempatkan pushrod di tempat sesuai seperti pada gambar disamping ini, buatlah bengkokan sebanyak yang diperlukan. Dengan bekerja dari kabin, masukan pushrod untuk rudder melalui badan bagian belakang dan keluar di lubang ini. Satu benang untuk menuntun keluarnya kawat ke lubang keluaran.
º Pasangkan kwik ling clevis di ujung pishrod yang berupa batang berulir. Taahankan kawat pushrod dengan tang sementara anda memasangkan kwik link baik yang berasal dari nylon maupun logam, hubungkan kwik ling ini ke horn rudder.


HORN ELEVATOR

º Sisipkan pushrod elevator melalui kabin ke sisi belakang badan dan keluar melalui celah yang panjangnya sekitar 5 cm.
º Pasangkan kwik link di batang pushrod ini dan hubungkan ke horn elevator.
º Tempatkan kwiklink horn di bawah elevator seperti pada gambar disamping dengan posisi yang tepat, kemudian horn di pasangkan di tengah sehingga kwik link dapat bergerak keluar masuk bukaan ekor tanpa bergesekan dengan sisi-sisi samping. Pasangkan horn pada elevator.

PEMASANGAN SERVO

º Pasangkan selotip untuk memegang pushrod elevator dan rudder pada bagian bawah kabin.
º Pasangkan karet lunak grommet ke dudukan lubang-lubang servo dan tray.
º Pasangkan servo-servo pada posisi yang bersesuaian. Tandai dengan pensil lubang grommet sebagai posisi untuk skrup.
º Keluarkan servo-servo ini dan dengan mata bor 2mm. Buatlah lubang di tray. Pasangkan kembali servo dan sekrupnya yang telah tersedia.
º Pasangkan tab pada servo belakang sehingga bersesuaian dengan former C.
º Tempatkan dudukan tripleks di bawah ujung depan servo tray sehingga berada 3 cm di atas lantai badan pesawat. Dudukan ini cukup panjang sehingga akan masuk kedalam badan. Amplalah satu sisi sampai dudukannya tepat. Rekatkan dudukan servo ini ke semua sisi.
º Rekatkan servo tray ke dudukan dan juga former C

PEMASANGAN PUSHROD THROTTLE

º Secara hati-hati bengkokan pushrod ini untuk mengikuti jalur pushrod throttle seperti terlihat pada pandangan atas gambar rencana.
º Mulailah dari lubang pada firewall sisipkan tabung nylon ke dalam badan dan melalui sisi atas ke former B. Sisakan tubing nylon ini - 3mm diluar firewall seperti terlihat pada gambar diatas. Julurkan pushrod melalui tubing nylon ini dan hubungkan kwik link ke lengan throttle engine.
º Di bagian belakang pushrod buatlah suatu lengkungan yang mengarahkan ujungnya ke lengan servo seperti terlihat pada gambar.
º Gerakan pushrod maju mundur untuk mensimulasikan gerakan servo. Pushrod harus dapat bergerak bebas, jika tidak maka aturlah kawat seperlunya. Rasakan batas depan dan belakang dari lengan servo kemudian dengan pengaturan yakinkan bahwa hubungan lengan servo ke throttle adalah dalam range pergerakan lengan throttle.
º Rekatkan tubing penuntun yang terbuat dari nylon ke fire wall former B dan juga ke sisi badan. Jika tabung penutup memerlukan penopang, maka buatlah pendukung dari potongan balsa 6mm ( lihat gambar). Julurkan tabung ini mengikuti alur dari instalasi yang anda lakukan. Rekatkan jika diperlukan dengan lem sehingga pergerakan pushrod tidak terganggu.

Pastikan bahwa servo throttle berada pada posisi idle. Lengan throttle engine juga berada pada bagian belakang atau posisi idle. Posisikan potongan dari lengan batang pushrod sehingga menjulur 6mm di belakang konektor pushrod dan pasangkan. Cek pergerakan pada radio jika OK maka pemasangan pushrod throttle sudah lengkap.

INSTALASI PUSHROD KEMUDI RODA BELAKANG

º Buatlah suatu bengkokan persegi ? 6 mm dari ujung batangan kawat 2 mm dengan sedikit bengkokan ke arah atas 2cm ke belakang seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Sisipkan ujung bengkokan kedalam lubang di sisi lengan kemudi.
º Bengkokan kawat melalui lubang di lengan servo rudder namun jangan dulu dipotong, Gerakan pushrod untuk memeriksa gerakan yang bebas dan lakukan koreksi seperlunya. Rekatkan tabung penuntun ke former B dan posisi badan.
º Lengan roda belakang harus mengarah tepat pada ujung dari lengan servo dan lengan kendali berada posisi netral.Mundurkan servo dan lakukan tambahan 1 cm di belakang lubang lengan servo dan potonglah disana.
º Bengkokan ke atas dengan panjang 6 mm, gosoklah bengkokan ini dengn ampelas dan untuk mrndapatkan tegangan yang lebih baik dari mur pengunci yang disediakan. Lepaskan lengan servo untuk memasangkan pushrod dan pasangkan mur pengunci dan kemudian pasangkan kembali ke servo. periksalah pergerakan pada radio, kemudian lakukan pengujian taxi ( berjalan di darat ) aturlah gerakan ini dengan mengendurkan lengan kemudi dengan skrup yang tersedia.

MEMASANG PUSHROD ELEVATOR DAN RUDDER

º Pasangkan kembali servo aileron di sayap, rekatkan aileron dengan selotif pada posisi yang netral sehingga bagian sayap datar dan aileron tepat lurus.
º Pasangkan lengan aileron seperti terlihat pada gambar. Pasangkan Kwik link pada konektor yang terpasang pada ujung batang ulir, kemudian hubungkan kwik link ke horn yang terpasang disana. Arahkan setiap batang masing-masing ke lubnag yang terdapat pada lengan servo. Berikan tambahan sedikitnya 6mm melewati lobang servo dan kemudian potong.Bengkokan kearah depan persis seperti memasang pushrod elevator.

MEMASANG SWITCH

º Pasangkan untuk sementara baterai dan receiver di badan. Tempatkan switch dan posisi pengisisan di bagian luar badan bersebrangan dengan buangan knalpot. Tandai dan buanglah lubang seperlunya kemudian lepaskan baterai dan receiver dari tempatnya.
º Buatlah lubang melalui sisi badan dan yakinkan bahwa lobang untuk switch cukup panjang sehingga dapat menerima pergerakan switch On dan OFF.
º Pasangkan switch dan jack pengisisan.
º Kemudian coba hidupkan radio dan periksalah apakah apakah posisinya sudah sesuai.

BATERAI

º Anda harus menggunakan baterai Nicad yang terisi atau baterai kering yang masih baru untuk terbang.
º Gunakan karet busa berketabalan 1.5 cm untuk membungkus baterai dan memegangnya pada badan sehingga terhindar dari getaran dan shock.
º Tempatkan baterai di badan dan tambahkan karet busa jika perlu.

RECEIVER

º Janganlah anda sekali-kali memotong kawat antena yang terhubung ke receiver.
º Secara hati-hati selubungi receiver dengan karet busa seperti baterai.
º Pasangkan seluruh kabel pada sisi radio control sehingga beroperasi dan yakinkan setiap servo sudah terhubung dengan tepat ke terminal receiver.
º Tempatkan receiver disisi belakang baterai.
º Julurkan kabel antena ke atas dan ke belakang sepanjang sisi kabin, doubler dan juga keluar bagian belakang kabin. Pasangkan selotip dikawat dengan posisi di dalam kabin.
º Dengan menggunakan clip yang tersedia bersama radio, pasangkan antena dari sisi ekor vertikal seperti terlihat pada gambar. Aturlah clip ini sehingga kawat antena cukup rapih namun tidak terlalu kuat. Biarkan kelebihan kawat menggantung di clip ini.
º Kumpulkan seluruh kabel-kabel yang berlebihan bersama-sama dengan receiver dan bungkuslah kabel tersebut dengan karet busa.
º Pasangkan sticker "ON/OFF" di sisi luar badan untuk menandai posisi switch

PENGATURAN BIDANG KEMUDI

Seluruh pushrod harus bergerak bebas tanpa adanya bengkokan atau gesekan. Aturlah jika diperlukan untuk mulusnya pengoperasian seluruh pushrod, kwmudian aturlah pergerakan pengendalian.Perlu dicatat bahwa tidak ada servo tertahan untuk pengendalian sehingga menahan lengan servo untuk pergerakan berputar., hal ini akan menyebabkan servo berbunyi atau bergetar . Sebagai contoh, jika kita menggerakan lengan throttle ke depan sepenuhnya dan servo berbunyi tapi servo masih tertahan atau jam maka hal ini akan mengakibatkan aliran listrik yang besar ke servo yang seringkali akan menyebabkan rusaknya servo dan menghabiskan listrik pada baterai. Hal inilah sering menyebabkan kehilangan kontrol dan jatuhnya pesawat.

º Gerakan lengan throttle di transmitter untuk pergerakan throttle dari idel ke full power. Sedikit pengaturan mungkin dapat menggerakan atau memutar klip pada lengan servo. Ikuti instruksi yang diberikan untuk mengatur lengan kemudi khususnya mengukur gerakan keatas dan kebawah menggunakan template yang diberikan. Untuk penerbangan perdana sangat direkomendasikan anda mengemudikan dengan template sudut yang lebih kecil atau lebih lunak. Kemudian jika anda sudah cukup mengenal pesawat maka anda dapat meningkatkannya seperti yang anda sukai.

º Dengan trim tab pada transmitter aturlah agar elevator berada di tengah, atur klip sehingga TE elevator berada tepat di tengah. Atur klip sehingga TE elevator tepat berada di tengah seperti pada gambar.
º Gerakan stik elevator di transmitter sepenuhnya ke atas dan ke bawah, Elevator harus mengikuti sudut template dengan tepat ke atas dan ke bawah.
º Dengan trim tab rudder pada transmitter di set di tengah aturlah klip untuk rudder sehingga TE berada di tengah. Aturlah roda depan juga tepat mengarah ke depan.
º Gerakan stick atau tongkat rudder penuh ke kanan dan ke kiri. Rudder harusnya bergerak mengikuti sudut template yang disediakan ke kanan dan ke kiri. Roda depan seharusnya bergerak ringan dan hal ini diperlukan untuk dapat bergerak di darat.
º Dengan trim tab aileron pada transmitter di set di tengah atur dan hubungkan clip sampai aileron berada pada posisi netral di sayap. Gerakan tongkat aileron sepenuhnya ke kanan dan ke kiri. Aileron harus bergerak penuh ke atas dan ke bawah mengikuti template aileron.

MENERBANGKAN PESAWAT MODEL P-51 MUSTANG


DIMANA MENERBANGKAN MODEL ANDA

Penerbangan hanya dilakukan di areal yang ditujukan untuk penerbangan radio control dan daerah ini harus bebas dari interferensi gelombang radio. Mungkin ada sebuah klub penerbangan R/C di sekitar anda yang menggunakan areal lapangan berlatih di dekat anda.

Tanyakan ke toko / agen pembelian spare part RC atau aeromodeler lainnya, bagaimana dapat bergabung ke dalam klub ini. Hal penting yang Perlu diketahui di lapangan penerbangan adalah penggunaan transmitter anda, selalu yakinkan diri anda bahwa tidak ada orang lain yang menggunakan frekwensi radio yang sama dengan yang anda gunakan, sebelum anda menghidupkan transmitter radio.

Untuk hal ini janganlah melakukan pengetesan radio anda di tempat parkir karena kemungkinan sedang ada orang yang berlatih di lapangan dan hal ini akan membahayakan.

Jika ini pertama kali anda menerbangkan Pesawat Model P-51 Mustang, ada baiknya saat di lapangan mintalah seorang yang telah ahli untuk membantu penerbangkan perdana pesawat model anda, hal ini sangat penting untuk mengurangi resiko jatuhnya pesawat anda. Beberapa klub RC mempunyai instruktur khusus untuk keperluan ini. Jika anda tidak mengetahui mengenai klub radio control disekitar anda maka anda dapat menghubungi :

Bandung Aeromodeling Jl. Megasari No.5 Bandung 40175 Fax. (022) 6015941 atau e-mail : aerobdg@yahoo.com

Jika anda tidak menemukan klub atau lapangan penerbangan yang sesuai maka anda perlu mencari suatu areal yang sedikitnya memiliki panjang minimal sebesar lapangan bola, bebas dari pepohonan atau tiang-tiang penghalang lain. Lapangan dengan dasar rumput merupakan yang ideal dan untuk pengendalian yang lebih baik. lapangan ini harus setidaknya 2 atau 3 mil jauhnya dari areal lain yang dipergunakan oleh model radio control baik untuk pengendalian model maupun perahu.

Di lapangan ini hidupkan receiver anda kira-kira 2 atau 3 menit untuk memeriksa bahwa tidak ada satupun radio control yang beroperasi didaerah ini di frekwensi anda karena hal ini akan mempengaruhi receiver dan menjatuhkan pesawat anda. Areal ini harus jauh dari perumahan dan juga jauh dari jalan atau lalu lintas yang ramai. Anda harus memberi ruangan yang cukup luas seandainya terjadi kesalahan.

Areal untuk tinggal landas harus merupakan permukaan yang relatif lurus minimal dengan panjang minimal 80 m dengan lebar 10 m.

PENGECEKAN RADIO

Sebelum pergi ke lapangan untuk menerbangkan dengan baterai yang berisi penuh, hidupkan receiver dan transmitter dan gerakan seluruh pengendalian beberapa kali sampai anda puas dengan seluruh fungsinya.

Sebelum memulai setiap kali penerbangan buatlah suatu pengecekan jarak dari radio yang dipergunakan. Anda dapat mengikuti petunjuk manual yang terdapat pada radio anda. Secara umum dengan antena terlipat setidaknya anda mendapatkan jarak 30 m di tanah dengan pengendalian cukup baik.

Untuk melakukan ini hidupkan transmitter dan receiver kemudian aturlah jarak model sedemikian mengarah berlawanan dengan melihatnya atau model menghadap ke belakang dan berjalanlah sejauh menjauh, sementara transmitter bekerja. Lihatlah bagaimana sinyal terlepas kendali sampai nanti 30 m. Jika perlengkapan alat ini bekerja dengan baik maka setidaknya setiap penerbangan akan dapat terkendali. Hati-hatilah menggunakan transmitter anda ketika ada orang lain yang berada dalam penerbangan dan sedang mencoba dalam frekuensi yang sama

DAFTAR PENGECEKAN SEBELUM TERBANG

Hal-hal yang harus dilakukan dan perlengkapan yang harus dibawa kelapangan:

º Baterai harus baru atau terisi penuh
º Radio transmitter ( Jangan tinggalkan ini )
º Alat-alat untuk mengencangkan sesuatu yang dapat lepas karena getaran.
º Bahan bakar dan pompa.
º Kertas tissue untuk membersihkan.
º Baut pengikat sayap
º Propeller cadangan.
º Kunci Propeller.
º Kunci Busi
º Lem Cyanoacrilate
º Busi Cadangan
º Glow Start atau baterai kering 1.5V ukuran besar untuk menyalakan busi


LATIHAN MENERBANGKAN DENGAN SIMULATOR

Menerbangkan merupakan suatu hal yang kelihatannya sulit dan suatu kesalahan dapat saja secara serius merusakan bahkan menghancurkan pesawat model anda, bahkan pilot-pilot yang sebenarnya sekalipun mempunyai permasalahan belajar untuk menerbangkan model, ini perlu anda catat karena hal ini berbeda. Para penerbang sebenarnya merasakan dan berada dalam cockpit pesawat yang diterbangkannya sedangkan anda tidak disana dan tidak merasakan.

Memang hal ini merupakan suatu upaya agar anda mencari seseorang untuk mengajari anda, karena dengan adanya seorang instruktur kemungkinan anda menerbangkan pesawat dengan sukses akan lebih besar. Tanyakan ke daeler hobby shop atau hobby supply mengenai orang yang dapat mengajari anda dan jika tidak ada yang dapat membantu, anda dapat belajar sendiri bisa dengan menggunakan radio control flight simulator.

Dengan alat ini anda dapat mengenali gejala-gejala penerbangan yang terjadi. Oleh karena itu penggunaaan radio control flight simulator sangat dianjurkan.


RESPONSE CHECK

Sebagai langkah pertama anda harus mengulangi range check radio anda. Ikuti arahan dari pabrik radio anda, kemudian berdirilah dibelakang dan pastikan seluruh respon kendali sudah benar. Gerakkan tongkat kendali ke kanan dan anda harus mendapatkan rudder bergerak ke kanan atau gerakan aileron ke kanan maka aileron ke kanan harus ke atas.

Gerakan tongkat kendali ke depan dan ke belakang maka anda harus melihat elevator bergerak naik dan sebagainya. Lihatlah juga roda depan pesawatyang berbelok ke kanan ketika anda memberikan gerakan rudder ke kanan. Throttle harus terbuka untuk memberikan tenaga penuh ketika tongkat digerakan ke depan atau ke atas.

Yakinkan bahwa seluruhnya berada sesuai dengan fungsinya dan engine terpasang dengan kuat. Servo-servo tidak ada yang longgar, receiver dan baterai sudah terpasang cukup kokoh dengan busa karet tangki sudah didukung seperlunya. Propeller dan spinner harus kuat pemasangannya. Tidak ada satupun yang kira-kira longgar atau belum di finish atau bahkan belum di check. Antena receiver terjulur keluar tidak boleh tergulung didalam model.

MENYALAKAN ENGINE

Dengan segala sesuatunya sudah siap, maka engine dapat dijalankan dan di running in untuk beberapa saat, setidaknya untuk dua tangki dengan kecepatan sedang, sementara engine dijalankan, tidak boleh ada bidang-bidang kemudi yang bergetar atau mengalami gangguan sampai anda memberikan kendali kepadanya. Respon throttle juga harus sesuai dengan perintah anda.

MENGENDALIKAN MODEL DI DARAT

Untuk beberapa waktu berikutnya mengendalikan model di darat pada kecepatan sedang akan sangat menolong anda membuat feeling yang lebih baik dalam mengendalikan model. Janganlah melakukan ini dengan terburu-buru dan lakukan dengan waktu yang cukup dan relatif lebih aman dibandingkan anda berlatih di jalan. Berlatih menjalankan pesawat di tanah dengan sedikit suasana berangin khususnya dengan udara yang lambat akan sering kali dapat membuat pesawat bergeser.


Adanya tiupan angin yang agak keras dapat membanting pesawat anda. Hal yang cukup penting untuk menerbangkan adalah membuat seluruh pengendalian pesawat bergerak lambat dan terukur. Pergerakan yang cepat cenderung membuat model kehilangan kendali.

Gerakan throttle minimum untuk melihat bahwa model bergerak pada kecepatan jalan kaki. Dengan tingkat rudder dan trim di posisi netral,model seharusnya berjalan menjauhi anda. Jika model terlihat membelok ke kiri atau kekanan, hal ini menandakan bahwa roda di hidung pesawat tidak terpasang lurus, maka lakukanlah perbaikan disini. Lakukan [pengaturan pada roda hidup dengan melonggarkan pengendaliannya.

Lakukan banyak latihan dengan model yang mendekat ke arah anda dan seringkali di udara dengan model mengarah pada kita. Pengendalian terlihat terbalik ketika anda memberikan komando rudder ke kanan, pesawat malah belok ke kiri dan model biasanya akan membelok ke kanan seperti yang anda komandokan. Dengan berlatih maka anda dapat mengantisipasinya ketika model cendrung mendekati anda, maka doronglah stik ke kiri dan kanan dimana tempat pesawat itu berbelok. Salah satu cara yang sangat menolong adalah melakukan seperti halnya terlihat pada sketsa anda.

Disorientasi Head On adalah suatu nuansa pada posisi di tanah namun memang bahaya dilakukan di udara ketika segala sesuatunya berjalan sangat cepat. Makin familiar dengan apa yang anda lakukan khususnya kelakuan pesawat, maka anda akan semakin mampu mengendalikan pesawat di darat bahkan persiapan untuk terbang.

Jika berlatih didarat dirasakan cukup, maka anda perhatikan model sekali lagi dan kencangkan baud-baud yang terlihat kendor. Penerbangan pertama harus dilakukan didalam cuaca yang tidak terlalu berangin dan hanya sedikit orang yang berada di sekitar anda. Anda harus berkonsentrasi dan kesuksesan anda tidak tergantung pada instruksi yang ada disini sepenuhnyanamun setidaknya anda harus mempunyai urutan suatu penerbangan di dalam pikiran anda. Puikirkanlah masalah pesawat dan janganlah terlalu berpengaruh pada suasana angkasa dan anggaplah bahwa seseorang memikirkan dan mengendalikan di belakang pesawat ini. Penerbangan pertama anda diharapkan tidak lebih dari 2 atau 3 menit.

MEMBELOK

Cobalah untuk membuat suatu belokan yang sedang, bukan belokan dengan sayap yang terlalu miring. Jika anda tidak meningkatkan ketajaman belok, yaitu membuat belokan yang sedemikian tajam, maka akan ada kecendrungan kekurangan daya angkat dan oleh karenanya pesawat cenderung menurun. Untuk menjaga arah atau ketinggian pada saat membelok maka anda harus memberikan sedikit elevator up untuk menjaga agar hidung pesawat tidak turun.

Selamat terbang..............................


3120 people view it
 



 


  Tutorial Teranyar (lihat semua)


Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 08-Apr-2014
3826 people view it
 


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 24-Mar-2014
6359 people view it
 


Bagaimana merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45
Merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45 ternyata asyik juga, wah anak kecil juga bisa ya ? ... (Lihat)
Date Created: 17-Mar-2014
14162 people view it
 

  Tutorial Unggulan (lihat semua)


Asyiknya Belajar Merakit Sendiri Pesawat Model
Pelajar juga bisa merakit Pesawat Pelangi 50 chuck glider dan Pelangi 70 rubber powered Glider ... (Lihat)
Date Created: 01-Jun-2013
8969 people view it
 


  Produk Baru (lihat semua)
Plan Panthera 46 Sport Aerobatic
Price: Rp. 50,000
View: 864

Plan Falcon Senior 60
Price: Rp. 50,000
View: 902

Plan Glider A1 (F1H) Avia
Price: Rp. 50,000
View: 1,000


  Produk Unggulan (lihat semua)
Pelangi 70 Free Flight Rubber Powered Glider (Pack of Six)
Price: Rp. 390,000 / Rp. 410,000 / Rp. 425,000
View: 1,000

Cessna 172 Skyhawk Electric Trainer
Price: Rp. 725,000 / Rp. 825,000 / Rp. 950,000
View: 1,000

TS40 Electric Trainer
Price: Rp. 925,000 / Rp. 1,050,000 / Rp. 1,150,000
View: 1,000

 Tetang Kami   Tanya Jawab   Kontak Kami 
 Pembayaran 
Copyright @ 2013, 2014 Bandung-Aeromodeling.com. Allrights reserved.