Silahkan Login atau Signup
Email:
Password:
  Home     e-Store     Etalase     Keranjang     Pembayaran     Cara Pemesanan     Tutorial     Recruitment     Kontak  
           Etalase
           Tutorial
           Bantuan & Dukungan
WhatApps, Line, WeChat
(+62)-816-1324-727
           Kontak

          Didukung Oleh:









Thursday, 23-Nov-2017


 Bandung-Aeromodeling >> Tutorial >> Radio Control >> Cessna 206 Electric Masang receiver da ESC nya gimana ?
 

48    

    Cessna 206 Electric Masang receiver da ESC nya gimana ?




(Click to Enlarge Thumbnail)

Date Created: 02-Dec-2013
Created By: Budi Atmoko
Category: Radio Control

Cessna 206 Electric Masang receiver da ESC nya gimana ?


Merakit dan Menerbangkan Cessna 206 Electric 3/4

Download Tutorial Lengkap (PDF 6,438 KB)





RADIO CONTROL UNTUK CESSNA 206 ELECTRIC



MEMILIH PERALATAN RADIO CONTROL

Pesawat model Cessna 206 Electric untuk menggunakan radio control 3-4 channel. Dalam penerbangan pesawat model ini pengendalian dilakukan oleh aileron, elevator, ESC (electronic throttle) dan rudder. Channel 1 pada R/C berfungsi untuk mengendalikan aileron, khususnya untuk berguling. Channel 2 berfungsi untuk menggerakan elevator yang berfungsi untuk melakukan anggukan yaitu gerakan menanjak, mendatar dan menurun. Channel 3 berfungsi untuk pengaturan motor dan mengontrol kecepatan pesawat. Channel 4 berfungsi untuk pengaturan kemudi belok Rudder dan mengontrol arah pesawat.

Perlengkapan pemancar radio control ditenagai dengan dengan baterai sebanyak 8 cell.



PENGATURAN BIDANG KEMUDI

Pasangkan seluruh batang penggerak kemudi atau pushrod dari servo ke control horn pada aileron, elevator, dan rudder. Pastikan seluruh pushrod dapat bergerak bebas tanpa adanya bengkokan atau gesekan. Aturlah jika diperlukan untuk mulusnya pengoperasian seluruh pushrod, kemudian aturlah pergerakan pengendalian .Perlu dicatat bahwa tidak ada servo tertahan untuk pengendalian sehingga menahan lengan servo untuk pergerakan berputar, hal ini akan menyebabkan servo berbunyi atau bergetar.

Sebagai contoh, jika kita menggerakan elevator ke atas sepenuhnya dan servo berbunyi tapi servo masih tertahan atau jamming maka hal ini akan mengakibatkan aliran listrik yang besar ke servo yang seringkali akan menyebabkan rusaknya servo dan menghabiskan listrik pada baterai. Hal inilah sering menyebabkan kehilangan kontrol dan jatuhnya pesawat.

a. Gerakan stick kemudi sisi kiri di transmitter untuk pergerakan motor dari idle ke full power. Sedikit pengaturan mungkin dapat menggerakan atau memutar klip pada lengan servo elevator, aileron atau rudder. Ikuti instruksi yang diberikan untuk mengatur lengan kemudi khususnya mengukur gerakan keatas dan kebawah menggunakan template yang diberikan. Untuk penerbangan perdana sangat direkomendasikan anda mengemudikan dengan template sudut yang lebih kecil atau lebih lunak. Kemudian jika anda sudah cukup mengenal pesawat maka anda dapat meningkatkannya seperti yang anda sukai.

b. Gerakan stick atau tongkat rudder penuh ke kanan dan ke kiri. Rudder harusnya bergerak ke kanan dan ke kiri dengan sudut sekitar 30 derajat. Roda depan seharusnya ikut bergerak jika terhubung ke servo rudder di channel ke empat dan hal ini diperlukan untuk dapat bergerak di darat.



BATERAI

a. Anda harus menggunakan baterai Lipo 3S 11.1 1000mAh atau yang kapasitasnya lebih besar yang sudah terisi penuh dengan charger khusus baterai Lipo untuk terbang .

b. Gunakan karet busa berketebalan 1.5 cm untuk membungkus baterai dan menjaganya pada badan sehingga terhindar dari getaran dan shock.

c. Tempatkan baterai di badan dan tambahkan karet busa jika perlu.



RECEIVER DAN ESC

a. Janganlah anda sekali-kali memotong kabel antena receiver.

b. Secara hati-hati selubungi receiver dengan karet busa seperti baterai.

c. Pasangkan seluruh kabel pada sisi radio control sehingga beroperasi dan yakinkan setiap servo sudah terhubung dengan tepat ke terminal receiver.

d. Tempatkan receiver dan ESC disisi tengah badan di belakang motor.

e. Sambungkan kabel kabel motor brushless ke ESC dengan terminal atau konektor yang tersedia.

f. Pasang antena ke atas dan ke belakang sepanjang sisi kabin, doubler dan juga keluar bagian belakang kabin. Pasangkan selotip dikawat dengan posisi di dalam kabin.

g. Kumpulkan seluruh kabel-kabel yang berlebihan bersama-sama dengan receiver dan bungkuslah kabel tersebut dengan karet busa.



PERSIAPAN DAN INSTALASI RADIO

1. Daftar Pengecekan :
a. Model sudah harus di cover atau dilapisi dan dicat bilamana diperlukan
b. Bidang-bidang kemudi sudah dipasangkan pada engselnya.
c. Susunan ekor sudah direkatkan dengan kuat ke badan.
d. Motor sudah dipasangkan dengan mur dan baut ditempatnya.
e. Propeller dan spinner sudah terpasang.
f. Baterai sudah dipasang dengan dukungan karet busa untuk menjaganya tetap mendatar.
g. Pushrod stabilo dan rudder sudah lengkap.
h. Roda pendarat dan tangkainya sudah terpasang.

2. Menimbang Model

a. Pasangkan sementara pushrod stabilo dan rudder di sisi badan dengan ujung belakang berada pada posisi akhir.Lihatlah gambar rencana skala penuh
b. Letakan perlengkapan radio control yang dibawa terbang sementara di badan dengan letak kira-kira seperti pada gambar rencana.

a. Baterai dipasang di bagian depan.
b. Receiver dan ESC di bagian tengah
c. Servo-servo terletak di bagian belakang.

a. Dengan mengacu pada pandangan samping pada gambar rencana untuk "RANGE TITIK BERAT " ,kemudian ukur sekitar spar sayap atau 35% lebar sayap dan tandai bagian ini di sisi atas sayap pada badan.
b. Saat menerbangkan gunakanlah dowel dan baut pemegang sayap.
c. Angkat model terbalik di bagian atas sayap dengan ujung-ujung jari. Cara yang lebih baik adalah dengan mengunakan dudukan sederhana yang terbuat dari sepasang dowel 6mm yang dibulatkan sisi atasnya dengan jarak 12.5 cm.

a. Gerakan ujung jari atau dudukan keseimbangan pada titik berat di sekitar 40% lebar sayap sampai model kelihatan mendatar.
b. Jika anda mendapatkan titik berat di luar range yang diperbolehkan, lepaskan sayap dan geserlah perlengkapan radio control sampai model menjadi seimbang.
c. Jika pergeseran perlengkapan radio control tidak dapat menyeimbangkan model, maka tambahkan pemberat dari timbal pada posisi hidung sampai model seimbang pada range yang diperbolehkan. Rekatkan pemberat ini secara permanen ditempatnya.



Bersambung...


1573 people view it
 



 


  Tutorial Teranyar (lihat semua)


Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 08-Apr-2014
3831 people view it
 


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 24-Mar-2014
6361 people view it
 


Bagaimana merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45
Merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45 ternyata asyik juga, wah anak kecil juga bisa ya ? ... (Lihat)
Date Created: 17-Mar-2014
14169 people view it
 

  Tutorial Unggulan (lihat semua)


Asyiknya Belajar Merakit Sendiri Pesawat Model
Pelajar juga bisa merakit Pesawat Pelangi 50 chuck glider dan Pelangi 70 rubber powered Glider ... (Lihat)
Date Created: 01-Jun-2013
8972 people view it
 


  Produk Baru (lihat semua)
Plan Eagle 40 S R/C Sport Trainer
Price: Rp. 50,000
View: 343

Plan P51D Fun Scale Mustang Eng 40
Price: Rp. 50,000
View: 425

Pelangi 45 Free Flight Rubber Powered Glider
Price: Rp. 65,000 / Rp. 70,000 / Rp. 75,000
View: 1,000


  Produk Unggulan (lihat semua)
Pelangi 50 Free Flight Hand Launched Glider (Pack of Six)
Price: Rp. 162,500 / Rp. 187,500 / Rp. 200,000
View: 1,000

Optimae 2500 F3J R/C Glider Competition
Price: Rp. 975,000 / Rp. 1,300,000 / Rp. 1,500,000
View: 1,000

Pelangi 70 Free Flight Rubber Powered Glider (Pack of Six)
Price: Rp. 390,000 / Rp. 410,000 / Rp. 425,000
View: 1,000

 Tetang Kami   Tanya Jawab   Kontak Kami 
 Pembayaran 
Copyright @ 2013, 2014 Bandung-Aeromodeling.com. Allrights reserved.