Silahkan Login atau Signup
Email:
Password:
  Home     e-Store     Etalase     Keranjang     Pembayaran     Cara Pemesanan     Tutorial     Recruitment     Kontak  
           Etalase
           Tutorial
           Bantuan & Dukungan
WhatApps, Line, WeChat
(+62)-816-1324-727
           Kontak

          Didukung Oleh:









Saturday, 16-Dec-2017


 Bandung-Aeromodeling >> Tutorial >> Aeromodeling u/SMA >> Pingin dunk TS-20 RC Trainer ku bagus. Gimana Caranya ?
 

25    

    Pingin dunk TS-20 RC Trainer ku bagus. Gimana Caranya ?




(Click to Enlarge Thumbnail)

Date Created: 14-Oct-2013
Created By: Budi Atmoko
Category: Aeromodeling u/SMA

Pingin dunk TS-20 RC Trainer ku bagus. Gimana Caranya ?


Merakit dan Menerbangkan TS-20 RC Trainer (3/4)

Download Tutorial Lengkap (PDF 497 KB)


BAGIAN III

SETTING UP

MEMILIH PERALATAN RADIO CONTROL

Pesawat model TS20 RC Trainer dirancang untuk menggunakan radio control minimal 3 channel. Dalam penerbangan pesawat model pengendalian dilakukan oleh aileron dan elevator. Channel 1 pada R/C berfungsi untuk mengendalikan aileron (radio 4 ch) atau rudder (radio 3 ch), khususnya untuk membelok dan melakukan gerakan guling. Channel 2 berfungsi untuk menggerakan elevator yang berfungsi untuk melakukan anggukan yaitu gerakan menanjak, mendatar dan menurun. Channel 3 berfungsi untuk pengaturan engine dan mengontrol kecepatan pesawat, dan channel 4 digunakan untuk menggerakan rudder atau kemudi belok yang membantu aileron pada saat belok.

Perlengkapan pemancar radio control ditenagai dengan dengan baterai sebanyak 8 cell dan sebaiknya menggunakan baterai Nickel Cadmium ( NiCd ) yang dapat diisi kembali atau rechargeble . Perlengkapan R/C yang ditenagai dengan batere NiCd juga dapat mempergunakan unit-unit pengisian kembali atau recharger, dan memang baterai-baterai Nicd harganya lebih mahal dari baterai kering biasa , namun bagi anda yang cendrung melakukan penerbangan dengan rutinitas tinggi, maka biaya untuk mengganti baterai kering akan jauh lebih besar daripada anda membeli Baterai Nicd yang harganya relatif lebih mahal.Hal ini sebaiknya anda pertimbangkan.

Kebanyakan sistem radio kontrol yang dilengkapi dengan fungsi pembalikan servo atau servo reversing akan dapat membantu anda membalikan respon dari servo. Keunggulan ini akan menyederhanakan instalasi radio yang akan dibahas dalam pemilihan sistem radio. Anda juga dapat menggunakan radio dengan keunggulan yang lebih seperti halnya sensitifitas ganda atau dual rate , fungsi eksponensial ataupun pencampuran pengendalian ( Control Mixing ). Fasilitas-fasilitas seperti ini tidak perlu digunakan secara keseluruhan untuk penerbangan sport dan umum , biasanya klasifikasi ini dipergunakan untuk penerbangan lanjut. Ketika memilih sebuah radio , ingatlah fungsi-fungsi frekuensi yang tersedia dan anda memilih frekuensi yang dipergunakan untuk pesawat terbang model seperti 29, 35, 40 50, 60 atau 72 MHz.

ENGINE, PROPELLER & ACCESSORIES

Pesawat Model TS20 R/C Trainer akan terbang dengan menggunakan engine 2 langkah yang berukuran 0.15-0.25 kubik inch berbahan bakar methanol. Angka 0.15-0.25 mereferensikan jumlah kapasitas yang digerakan oleh piston melalui bagian dalam dari silinder engine-nya . Kapasitas ini disebut sebagai perpindahan atau displacement , dan perpindahan yang lebih besar menyatakan daya yang lebih besar.

Jika anda tinggal dalam suatu iklim yang panas dan penerbangan anda ? 3000 kaki atau lebih diatas permukaan laut , maka anda harus memilih engine yang lebih besar. Pemilihan engine ini harus disesuaikan dengan kebiasaan dan tentunya masalah yang nantinya akan anda hadapi , sebaiknya anda memilih engine yang sudah anda kenal.

Propeller dapat dipilih sesuai dengan ukuran enginenya , sebagai contoh engine yang berkapasitas 0.15 dapat menggunakan propeller dengan diameter 8 inch, sementara engine dengan kapasitas 0.25 dapat menggunakan propeller dengan diameter 9 inch. Anda dapat mereferensikan atau mengacu pada tabel penggunaan propeller yang direkomendasikan . Sementara anda belajar menerbangkan , seseorang dapat mengganti propeller dengan berbagai ukuran. Pendaratan yang kasar dapat secara mudah mematahkan propeller . Memiliki propeler cadangan merupakan suatu hal yang baik . Membalance ujung-ujung propeler akan menolong anda terhadap gangguan akibat getaran yang sering terjadi pada pesawat model. Sistem radio seringkali terkena gangguan akan menyebabkan hasil yang tidak diinginkan.

Di ujung depan prop nut berukuran 1 inch atau spinner nilon berdiameter 2 inch sangat direkomendasikan untuk dipergunakan . Prop Nut atau spinner seperti ini dapat anda jumpai di model shop. Penggunaan spinner sangat direkomendasikan oleh AMA untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan jika anda secara tiba-tiba tertabrak oleh model dengan propeller yang sedang berputar.

Pergunakanlah daftar atau tabel propeller dan tangki bahan bakar yang sesuai dengan engine yang dipergunakan . Banyak ukuran dan merek yang tersedia dan sebaiknya anda memasang tangki bahan bakar sesuai dengan instruksi pembuatnya.

Seperti halnya peralatan presisi lain , engine yang baru harus dibreakin terlebih dahulu, biasanya hal ini dilaksanakan dengan pencampuran bahan bakar yang berlebihan atau rich dan pada rpm yang rendah sampai keseluruhan komponen yang bergerak dapat menyesuaikan satu dengan yang lain. Break in dapat dilaksanakan dengan cara pemasangan engine secara kuat dengan penguncian pada Test Bench yang terbuat dari logam atau pada kayu. Anda dapat mengacu pada manual pengoperasian engine tersebut yang sangat direkomendasikan untuk prosedur break in dan mengikutinya dengan teliti.

PEMASANGAN ENGINE DAN PERLENGKAPAN BADAN PESAWAT

Langkah-langkah pemasangan engine :

1. Pasangkan propeller dan spinner pada engine.

2. Rekatkan dudukan engine dengan selotip perlu diketahui bahwa lubang pada dudukan engine mempunyai sudut tertentu yang memang ditujukan untuk memberikan thrust sedikit kearah kanan. Kita menyebutnya right thrust.

3. Pasangkan engine pada dudukan yang telah disediakan . Harus ada sedikitnya celah sekitar 3mm antara sisi badan bagian depan dan sisi belakang spinner.

a. Perimbangkan engine dari pandangan atas dan sudut yang terlihat harus tetap dipertahankan yakni right thrust atau thrust ke arah kanan sekitar 3 derajat. Meskipun sedikit hal ini sangat penting.

b. Perhatikan model anda dari atas dan secara cermat hitunglah jarak antara sisi belakang dengan setiap ujung propeller

4.a Tandai secara langsung lubang yang bersesuaian dengan dudukan engine seperti tampak pada gambar.

4.b Lepaskan engine dan dudukan engine dari badan kemudian bor dengan lubang 3 mm ke titik yang tersedia.

5. Pasang secara permanen 4 buah mur kunci atau blindnuts di bagian sisi bawah seperti pada gambar . Pergunakan baud jika diperlukan dengan ringnya. Setelah terpasang lepaskan baud kembali.

SISTEM BAHAN BAKAR

1. Pasanglah tangki model sesuai dengan instruksi pabriknya.

2. Dengan memperhatikan gambar rencana, pasangkan tangki dan saluran bahan bakar dari selang silikon yang terdapat di dalam kotak kit tersebut.

3. Berikan lapisan karet busa di sisi bawah tangki. Sambungkan saluran bahan bakar yang terhubung dengan pemberat disisi ke karburator engine. Saluran ini juga akan dipergunakan untuk mengisi bahan bakar, Secara sederhana anda dapat melepaskan selang ini dari karburator engine.

SALURAN TEKANAN OPTIONAL

Jika muffler engine anda mempunyai lobang saluran tekan (pressure tap) , maka anda dapat mempergunakan saluran tekanan agar engine dapat berjalan lebih halus dan handal. Dengan kondisi seperti ini maka saluran tangki untuk ventilasi dihubungkan ke ujung yang terdapat pada muffler.

PERSIAPAN DAN INSTALASI ENGINE

Janganlah anda mencoba untuk menerbangkan model sampai engine dapat berjalan dengan handal. Engine harus dapat berjalan idle atau stasioner tanpa berhenti, berakselarasi ataupun berputar kecepatan penuh dengan mulus.

Perhatian .....................!!!!

Propeller yang berputar dapat menyebabkan kecelakaan yang serius seperti sayatan yang dalam. Janganlah mendekati propeller yang berputar . Hindari penggunaan baju yang banyak menjulur seperti dasi atau lainnya yang dapat masuk ke putaran propeller, begitu pula anak kecil sebaiknya tidak berada dekat engine yang berputar Tak seorangpun termasuk penonton boleh berdiri di garis lurus di bidang putar propeller. Pecahan bilah propeller jika terjadi akan menjadi seperti peluru dan dapat menyebabkan kecelakaan serius pada seseorang.

Ada 4 pengaturan dasar yang dapat membuat engine berjalan baik. Bandingkan karburator engine anda dengan sketsa pada bagian gambar dibawah ini dan perhatikan 4 komponen tersebut .

1. Lubang Throttle terbuka. Silinder yang berputar pada bagian dalam disebut throttle. Komponen ini mempunyai lubang pada bagian tengah untuk lewatnya udara. Dengan memutar silinder, throttle dapat terbuka penuh dan tertutup sepenuhnya. Inilah yang mengendalikan kecepatan engine.

2. Skrup pengatur kecepatan rendah, skrup ini akan mempermudah anda untuk mengatur dimana posisi dari karburator barrel tertutup untuk posisi idle.

3. Pencampuran kecepatan tinggi juga disebut katup jarum atau needle valve yang akan mengatur bahan bakar udara pada kecepatan tinggi.

4. Pencampuran kecepatan rendah yakni untuk mengatur campuran bahan bakar udara pada kecepatan stasioner.

Langkah-langkah dasar pengaturan engine :

1. Pengaturan throttle ( engine tidak dijalankan )

Mulailah dengan throttle pada transmitter dengan posisi terbuka penuh dan trim keatas penuh , kemudian gerakat tongkat throttle sepenuhnya ke bawah dan setidak-tidaknya 3 mm celah throttle harus terlihat. Gerakan trim keseluruhannya ke bawah sehingga karburator tertutup penuh. Jika pengukuran diperlukan untuk suatu range pergerakan throttle , maka tentukan kombinasi terbaik dari posisi lobang dengan roda atau lengan servo.

2. Pengaturan idle atau cut off

Direkomendasikan agar anda mengatur skrup mengaturan idle untuk mencegah agar throtle tidak tertutup penuh . Namun bagaimanapun anda harus tetap dapat mematikan engine dengan suatu perintah ketika trim throttle digerakan ke bawah. Oleh karenanya maka skrup pengaturan throttle tetap harus dipasang tepat pada saat lubang throttle tertutup penuh.

3. Pengaturan campuran kecepatan tinggi

Temperatur kelembaban campuran bahan bakar dan sebagainya merupakan variable yang dapat mempengaruhi pencampuran.. Anda seharusnya memulai dengan mengatur pertama kali adalah needle valve kecepatan tinggi terlebih dahulu . Pertama-tama pergunakan tiga putaran kemudian kembali ke idle selanjutnya secara bertahap pindah ke belakang dan ke empat sampai pengaturan secara umum terlihat baik. Jika engine sudah teresap dengan baik , anda tidak perlu menyentuh karburator lagi kecuali hanya satu atau dua klik untuk pengaturan needle valve di kecepatan tinggi dengan sentuhan yang sedikit.

MENYALAKAN ENGINE PERTAMA KALI

Untuk menyalakan engine pertama kali bukalah throtle 1/8 hingga 1/4. Berikan bahan bakar empat sampai enam tetes ke karburator dan hubungkan glow plug ke baterai dan putarlah propeller berlawanan arah jarum jam atau pergunakan starter elektrik untuk memutarkan propeller.

KETIKA ENGINE MENYALA

1. Jika engine berputar cepat dan kemudian mati maka pengaturan bahan bakar empat sampai 6 tetes ke karburator dan hubungkan glow plug ke baterai dan putarlah needle valve terbuka setengah putaran lebih baik untuk menambahkan bahan bakar.

2. Jika anda melihat banyak tumpahan bahan bakar di sisi buangan dan engine mati , maka kemungkinan bahan bakar terlalu banyak atau terlalu rich putarlah needle valve setengah putaran untuk mengurangi bahan bakar. Lanjutkan pengaturan engine, sampai engine berjalan baik.

PENGATURAN CAMPURAN KECEPATAN RENDAH

Sekarang kurangi throttle engine sampai kecepatan stasioner. Jika sampai ke idle tunggu sampai 10 detik dan kemudian geserlah throttle hingga kecepatan penuh.

1. Jika engine mengalami percepatan secara cepat dan kemudian mati ,hal ini menandakan campurannya terlalu kurus.

2. Jika engine bergetar dan kemudian mati , hal ini menandakan bahwa engine terlalu rich atau terlalu banyak bahan bakar.

Pengaturan idle akhir, anda seharusnya berada diantara sisi kurus dan sedang untuk memberikan transisi yang terbaik. Jika anda sudah melakukan pengesetan maka anda tidak perlu merubahnya kemudian.

Jika engine tidak dapat berjalan stasioner maka bukalah throttle hingga sepertiganya dan cobalah tentukan apakah engine terlalu kurus artinya mudah mati atau terlalu kaya atau bergetar dan lakukan pengaturan skrup kecepatan rendah, kemudian set pada kecepatan yang rendah dan lakukan pengaturan kembali, jika perlu suatu pengaturan yang baik pada engine dua langkah seharusnya dapat menghasilkan putaran sekitar 2500 rpm. Beberapa engine bahkan dapat mencapai 2000 rpm.

Secara umum janganlah menerbangkan pesawat anda sampai engine terset dengan baik. Engine harus di running in atau break in terlebih dahulu dan yakinkan bahwa keseluruhan putaran rendah dan daya pada kecepatan tinggi akan dapat diandalkan . Putaran stasioner yang jelek seringkali dikaitkan adanya kotoran atau bahan bakar sudah kadaluwarsa karena banyak mengandung air atau glow plug ( busi ) yang jelek.

PERSIAPAN DAN INSTALASI RADIO

1. Daftar Pengecekan :

ο Model sudah harus di cover atau dilapisi dan dicat bilamana diperlukan

ο Bidang-bidang kemudi sudah dipasangkanpada engselnya.

ο Susunan ekor sudah direkatkan dengan kuat ke badan.

ο Engine sudah dipasangkan dengan mur dan baud ditempatnya.

ο Peredam suara sudah terpasang.

ο Propeller dan spinner sudah terpasang.

ο Tangki bahan bakar sudah dipasang dengan dukungan karet busa untuk menjaganya tetap mendatar.

ο Pushrod stabilo dan rudder sudah lengkap.

ο Roda pendarat dan tangkainya sudah terpasang.

2. Menimbang Model

ο Pasangkan sementara pushrod stabilo dan rudder di sisi badan dengan ujung belakang berada pada posisi akhir.Lihatlah gambar rencana skala penuh

ο Letakan perlengkapan radio control yang dibawa terbang sementara di badan dengan letak kira-kira seperti pada gambar rencana.

a. Baterai dipasang di bagian depan.

b. Receiver berikutnya

c. Servo-servo terletak dibagian belakang.

d. Pasangkan servo aileron di sayap.

ο Dengan mengaju pada pandangan samping pada gambar rencana untuk "RANGE TITIK BERAT " ,kemudian ukur dan tandai bagian ini di sisi atas sayap pada badan.

Kemudian pasangkan sayap dengan baut sayap pada sisi belakang dudukan sayap pada badan. Saat menerbangkan gunakanlah 2 buah baut pemegang sayap.

ο Angkat model di bagian bawah sayap dengan ujung-ujung jari . Cara yang lebih baik adalah dengan mengunakan suatu dudukan sederhana yang terbuat dari sepasang dowel 6mm yang dibulatkan sisi atasnya dengan jarak sekitar 22.5 cm.

a. Gerakan ujung jari atau dudukan keseimbangan pada range titik berat sampai model kelihatan mendatar.

b. Jika anda mendapatkan titik berat di luar range yang diperbolehkan, lepaskan sayap dan geserlah perlengkapan radio control dari sisi yang leebih berat sampai model menjadi seimbang. Lokasi yang lebih disukai untuk keseimbangan adalah pada spar sayap.

c. Jika pergeseran dari perlengkapan radio control tidak dapat menyeimbangkan model , maka tambahkan pemberat dari timbal pada posisi hidung atau ekor yang ekstrim sampai model seimbang pada range yang diperbolehkan. Rekatkan pemberat ini secara permanen ditempatnya.

ο Lepaskan sayap dan tandai lokasi-lokasi yang bersesuaian dengan komponen seluruh radio control.

ο Lengkapi pushrod untuk stabilo dan rudder.

a) Ukurlah kurang lebih 5 cm dari sisi belakang servo ke pushrod balsa dan tandai ini dengan suatu titik.

b) Pindahkan pushrod dari badan dan potonglah dari titik tersebut.

c) Potonglah satu batang kawat 1 atau 2mm dan gunakan kawat ini untuk melengkapi ujung-ujung pushrod.

INSTALASI RADIO

a) Bacalah dan ikuti instruksi yang sesuai dengan radio anda.

b) Jika baterai yang dipergunakan adalah baterai kering , maka baterai ini harus baru. Jika anda menggunakan baterai NiCd yang dapat di isi kembali , maka baterai ini harus penuh.

c) Hidupkan radio dan cobalah mengoperasikannya.

ο Dengan mengacu kepada sketsa fungsi transmitter pada gambar dibawah ini , lakukan pengujian kepada roda-roda servo yang bergerak karena tongkat digerakan untuk berbagai pengendalian .

ο Untuk sayap dengan aileron transmitter terdiri dari 2 tongkat dan kendali 4 servo

LOKASI PENEMPATAN PERLENGKAPAN RADIO

ο Perlu diketahui bahwa receiver dan baterai harus dilapisi dengan karet busa lunak untuk melindungi terhadap getaran dan juga harus diikat dengan karet gelang. Antene jangan dipotong.

ο Instalasi yang terlihat disini tergantung pada jenis engine dan radio kontrol, anda tidak dapat mengikutinya secara serupa.

ο Bacalah instruksi yang terdapat pada radio control anda sebelum menjalankannya.

ο Tempatkan sebuah tanda pada setiap servo dengan cara yang sama "R" unruk rudder, "E" untuk elevator, "T" untuk Throttle dan "A" untuk Aileron, jika anda memilikinya. Jika receivernya tidak mencukupi untuk setiap servo maka anda dapat menempatkan selotip di dekatnya , sehingga anda dapat menandainya untuk setiap aplikasi.

PENGATURAN SERVO

ο Dengan servo throttle di posisi depan , tempatkan roda servo berdampingan dengan lengan throttle.

ο Posisi servo rudder berlawanan dengan throttle sehingga dapat menggerakan lengan kemudi roda depan pada garis lurus.Pada radio yang tidak mempunyai fasilitas pembalik servo, servo rudder biasanya merupakan servo reverse. Servo reverse biasanya dapat diidentifikasikan dengan suatu titik dengan warna yang berbeda.

PERGERAKAN SERVO

Seperti dijelaskan pada pendahuluan, sistem radio pada sistem reverse dapat menyederhanakan instalasi radio.Dengan suatu sistem reguler non reverse anda harus menempatkan setiap pushrod yang bersesuaian dengan rotasi servo. Dengan reverse servo pushrod dapat dipasangkan di setiap sisi lengan -lengan atau roda servo dan setelah melakukan pengecekan terhadap servonya. Sementara servo melakukan respon dengan arah yang salah, kita dapat dengan mudah memindahkannya ke posisi yang benar.

ο Doronglah tongkat throttle pada transmitter ke atas sehingga anda dapat melihat lengan servo terhubung ke throttle untuk memberikan posisi throttle terbuka penuh. Tandai ini pada lengan servo dan kembalikan lengan throttle ke posisi idle.

ο Aileron untuk sayap, gerakan tongkat aileron ke kanan dan amati bahwa aileron kanan harus bergerak ke atas.

ο Gerakan tongkat elevator ke atas dan amati bahwa pushrod elevator harus terhubung ke elevator sehingga elevator tertarik ke bawah, tandai servo ini.

ο Gerakan tongkat rudder ke kanan dan amati bagaimana servo rudder terhubung ke rudder memberikan belokan ke kanan dan juga pengemudian roda depan . Tandai ini dengan servo untuk roda.

MEMASANG CONTROL HORN DAN PUSHROD RUDDER

ο Berdasarkan gambar disamping ini , pasangkan horn pada posisinya beri sedikit perekat untuk memposisikannya pada rudder.

ο Buatlah lubang dengan mata bor pada horn dan tempatkan bidang pengunci atau nut plate pada sisi lain dan gunakan skrup yang tersedia.

ο Buanglah pelapis dari sisi atas yang menutupi lubang pushrod untuk rudder.

ο Tempatkan pushrod di tempat sesuai seperti pada gambar disamping ini, buatlah bengkokan sebanyak yang diperlukan . Dengan bekerja dari kabin, masukan pushrod untuk rudder melalui badan bagian belakang dan keluar di lubang ini. Satu benang untuk menuntun keluarnya kawat ke lubang keluaran.

ο Pasangkan kwik ling clevis di ujung pishrod yang berupa batang berulir. Taahankan kawat pushrod dengan tang sementara anda memasangkan kwik link baik yang berasal dari nylon maupun logam , hubungkan kwik ling ini ke horn rudder.

HORN ELEVATOR

ο Sisipkan pushrod elevator melalui kabin ke sisi belakang badan dan keluar melalui celah yang lebarnya sekitar 5 cm.

ο Pasangkan kwik link di batang pushrod ini dan hubungkan ke horn elevator.

ο Tempatkan kwiklink horn di bawah elevator seperti pada gambar disamping dengan posisi yang tepat, kemudian horn di pasangkan di tengah sehingga kwik link dapat bergerak keluar masuk bukaan ekor tanpa bergesekan dengan sisi-sisi samping. Pasangkan horn pada elevator.

PEMASANGAN SERVO

ο Pasangkan selotip untuk memegang pushrod elevator dan rudder pada bagian bawah kabin.

ο Rekatkan 2 triplek penguat ke bagian bawah servo tray seperti terlihat pada gambar.

ο Pasangkan karet lunak grommet ke dudukan lubang-lubang servo dan tray.

ο Pasangkan servo-servo di tray pada posisi yang bersesuaian. Servo mana untuk rudder dan elevator serta servo mana untuk throttle. Tandai dengan lubang gromnet lokasi untuk skrup.

ο Keluarkan servo-servo ini dan dengan mata bor 2mm. Buatlah lubang di tray . Pasangkan kembali servo dan pasang sekrupnya yang telah tersedia.

ο Pasangkan tab pada servo belakang sehingga bersesuaian dengan former C.

ο Tempatkan dudukan tripleks di bawah ujung depan servo tray sehingga berada 3 cm di atas lantai badan pesawat. Dudukan ini cukup panjang sehingga akan masuk kedalam badan . Amplaslah satu sisi sampai dudukannya tepat. Rekatkan dudukan servo ini ke semua sisi .

ο Rekatkan servo tray ke dudukan dan juga frame pada badan.

PEMASANGAN PUSHROD THROTTLE

ο Pasangkan kwik link pada batang yang cukup panjang .

ο Secara hati-hati bengkokan batang ini untuk mengikuti jalur pushrod throttle seperti terlihat pada pandangan atas gambar

ο Potong pushrod throttle tubing guide dengan panjang 25 cm yang berupa tabung nylon.

ο Mulailah dari lubang pada firewall sisipkan tabung nylon ke dalam badan dan melalui sisi atas ke frame. Sisakan tubing nylon ini ? 3mm diluar firewall seperti terlihat pada gambar diatas. Julurkan batang melalui tubing nylon ini dan hubungkan kwik link ke lengan throttle engine.

ο Di bagian belakang buatlah suatu lengkungan yang mengarahkan lengan servo seperti terlihat pada gambar.

ο Gerakan pushrod maju mundur untuk mensimulasikan gerakan servo . Pushrod harus dapat bergerak bebas , jika tidak maka aturlah kawat seperlunya . Rasakan batas depan dan belakang dari lengan servo kemudian dengan pengaturan yakinkan bahwa hubungan lengan servo ke throttle adalah dalam range pergerakan lengan throttle .

ο Rekatkan tubing penuntun yang terbuat dari nylon ke fire wall dan juga ke sisi badan. Jika tabung penutup memerlukan penopang , maka buatlah pendukung dari potongan balsa 6mm ( lihat gambar). Julurkan tabung ini mengikuti alur dari instalasi yang anda lakukan. Rekatkan jika diperlukan dengan lem sehingga pergerakan pushrod tidak terganggu.

ο Lepaskan lengan servo roda dan pasangkan pushrod konector seperti terlihat pada gambar. Hal ini akan mempermudah kita memasang pushrod throttle dan pasangkan kembali pada lengan servo.

Pastikan bahwa servo throttle berada pada posisi idle . Lengan throttle engine juga berada pada bagian belakang atau posisi idle. Posisikan potongan dari lengan batang pushrod sehingga menjulur 6mm dibelakang konektor pushrod dan pasangkan . Cek pergerakan pada radio jika OK maka pemasangan pushrod throttle sudah lengkap.

INSTALASI PUSHROD KEMUDI RODA DEPAN

ο Buatlah suatu bengkokan dari ujung kawat 2 mm masukkan ke dalam lobang lengan servo lalu sedikit bengkokan ke arah atas 2cm ke belakang seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

ο Bengkokan kawat melalui lubang di lengan servo rudder namun jangan dulu dipotong, Gerakan pushrod untuk memeriksa gerakan yang bebas dan lakukan koreksi seperlunya. Rekatkan tabung penuntun ke frame dan posisi badan .

ο Lengan roda depan harus mengarah tepat pada ujung dari lengan servo dan lengan kendali berada posisi netral .Mundurkan servo dan lakukan tambahan 1 cm di belakang lubang lengan servo dan potonglah disana.

ο Bengkokan ke atas dengan panjang 6 mm, gosoklah bengkokan ini dengan ampelas dan untuk mendapatkan tegangan yang lebih baik dari mur pengunci yang disediakan. Lepaskan lengan servo untuk memasangkan pushrod dan pasangkan mur pengunci dan kemudian pasangkan kembali ke servo. periksalah pergerakan pada radio, kemudian lakukan pengujian taxi ( berjalan di darat ) aturlah gerakan ini dengan mengendurkan lengan kemudi dengan baut yang tersedia.

MEMASANG PUSHROD ELEVATOR DAN RUDDER

ο Pasangkan kembali servo aileron di sayap, rekatkan aileron dengan selotif pada posisi yang netral sehingga bagian sayap datar dan aileron tepat lurus.

ο Pasangkan lengan aileron seperti terlihat pada gambar. Pasangkan Kwik link pada konektor yang terpasang pada ujung batang ulir , kemudian hubungkan kwik link ke horn yang terpasang disana. Arahkan setiap batang masing-masing ke lubang yang terdapat pada lengan servo. Berikan tambahan sedikitnya 6mm melewati lobang servo dan kemudian potong.Bengkokan kearah depan persis seperti memasang pushrod elevator.

MEMASANG SWITCH

ο Pasangkan untuk sementara baterai dan receiver di badan. Tempatkan switch di bagian luar badan bersebrangan dengan buangan knalpot. Tandai dan buanglah lubang seperlunya kemudian keluarkan baterai dan receiver.

ο Buatlah lubang melalui sisi badan dan yakinkan bahwa lobang untuk switch cukup panjang sehingga dapat menerima pergerakan switch On dan OFF.

ο Pasangkan switch dan jack pengisian,.coba hidupkan radio untuk mengeceknya.

BATERAI

ο Anda harus menggunakan baterai Nicad yang terisi atau baterai kering yang masih baru untuk terbang .

ο Gunakan karet busa berketebalan 1.5 cm untuk memb

ungkus baterai dan memegangnya pada badan sehingga terhindar dari getaran dan shock.

ο Tempatkan baterai di badan dan tambahkan karet busa jika perlu.

RECEIVER

ο Janganlah anda sekali-kali memotong kawat antena yang terhubung ke receiver.

ο Secara hati-hati selubungi receiver dengan karet busa seperti baterai.

ο Pasangkan seluruh kabel pada sisi radio control sehingga beroperasi dan yakinkan setiap servo sudah terhubung dengan tepat ke terminal receiver.

ο Tempatkan receiver disisi belakang baterai.

ο Julurkan kabel antena ke atas dan ke belakang sepanjang sisi kabin , doubler dan juga keluar bagian belakang kabin. Pasangkan selotip dikawat dengan posisi di dalam kabin.

ο Dengan menggunakan clip yang tersedia bersama radio , pasangkan antena dari sisi ekor vertikal seperti terlihat pada gambar. Aturlah clip ini sehingga kawat antena cukup rapih namun tidak terlalu kuat . Biarkan kelebihan kawat menggantung di clip ini.

ο Kumpulkan seluruh kabel-kabel yang berlebiha

n bersama-sama dengan receiver dan bungkuslah kabel tersebut dengan karet busa.

ο Pasangkan sticker "ON/OFF" di sisi luar badan untuk menandai posisi switch

PENGATURAN BIDANG KEMUDI

Seluruh pushrod harus bergerak bebas tanpa adanya bengkokan atau gesekan . Aturlah jika diperlukan untuk mulusnya pengoperasian seluruh pushrod, kemudian aturlah pergerakan pengendalian .Perlu dicatat bahwa tidak ada satupun servo tertahan untuk pengendalian karena menahan servo untuk pergerakan berputar.akan menyebabkan servo berbunyi atau bergetar . Sebagai contoh, jika kita menggerakan lengan throttle ke depan sepenuhnya dan servo berbunyi tapi servo masih tertahan maka akan mengakibatkan aliran listrik yang besar ke servo yang seringkali menyebabkan rusaknya servo atau menghabiskan listrik pada baterai. Hal inilah yang sering menyebabkan jatuhnya pesawat.

ο Gerakan lengan throttle di transmitter untuk pergerakan throttle dari idle ke full power. Sedikit pengaturan mungkin dapat menggerakan atau memutar klip pada lengan servo. Ikuti instruksi yang diberikan untuk mengatur lengan kemudi khususnya mengukur gerakan ke atas dan ke bawah

ο Dengan trim tab pada transmitter aturlah agar elevator berada di tengah , atur klip sehingga TE elevator berada tepat di tengah seperti pada gambar.

ο Gerakan stik elevator di transmitter sepenuhnya ke atas dan ke bawah , Elevator harus mengikuti sudut template dengan tepat ke atas dan ke bawah.

ο Dengan trim tab rudder pada transmitter di set di tengah aturlah klip untuk rudder sehingga TE berada di tengah. Aturlah roda depan juga tepat mengarah ke depan.

ο Gerakan stick atau tongkat rudder penuh ke kanan dan ke kiri . Rudder harusnya bergerak mengikuti sudut template yang disediakan ke kanan dan ke kiri. Roda depan seharusnya bergerak ringan dan hal ini diperlukan untuk dapat bergerak di darat.

ο Dengan trim tab aileron pada transmitter di set di tengah atur dan hubungkan kwiklink atau terminal sampai aileron berada pada posisi netral di sayap. Gerakan tongkat aileron sepenuhnya ke kanan dan ke kiri. Aileron harus bergerak penuh ke atas dan ke bawah mengikuti template aileron.

Bersambung ...


1972 people view it
 



 


  Tutorial Teranyar (lihat semua)


Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 08-Apr-2014
3902 people view it
 


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 24-Mar-2014
6462 people view it
 


Bagaimana merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45
Merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45 ternyata asyik juga, wah anak kecil juga bisa ya ? ... (Lihat)
Date Created: 17-Mar-2014
14346 people view it
 

  Tutorial Unggulan (lihat semua)


Asyiknya Belajar Merakit Sendiri Pesawat Model
Pelajar juga bisa merakit Pesawat Pelangi 50 chuck glider dan Pelangi 70 rubber powered Glider ... (Lihat)
Date Created: 01-Jun-2013
9031 people view it
 


  Produk Baru (lihat semua)
Nylon Spinner 2 White
Price: Rp. 58,500
View: 420

Plan Glider A1 (F1H) Avia
Price: Rp. 50,000
View: 1,000

Plan QB25 R/C Trainer
Price: Rp. 50,000
View: 393


  Produk Unggulan (lihat semua)
Cessna 172 Skyhawk Electric Trainer
Price: Rp. 725,000 / Rp. 825,000 / Rp. 950,000
View: 1,000

TS40 Electric Trainer
Price: Rp. 925,000 / Rp. 1,050,000 / Rp. 1,150,000
View: 1,000

Optimae 2500 F3J R/C Glider Competition
Price: Rp. 975,000 / Rp. 1,300,000 / Rp. 1,500,000
View: 1,000

 Tetang Kami   Tanya Jawab   Kontak Kami 
 Pembayaran 
Copyright @ 2013, 2014 Bandung-Aeromodeling.com. Allrights reserved.