Silahkan Login atau Signup
Email:
Password:
  Home     e-Store     Etalase     Keranjang     Pembayaran     Cara Pemesanan     Tutorial     Recruitment     Kontak  
           Etalase
           Tutorial
           Bantuan & Dukungan
WhatApps, Line, WeChat
(+62)-816-1324-727
           Kontak

          Didukung Oleh:









Thursday, 23-Nov-2017


 Bandung-Aeromodeling >> Tutorial >> Aeromodeling u/SMA >> Bikin GLIDER A2 (F1A) ENDURA susah gak sih ?
 

21    

    Bikin GLIDER A2 (F1A) ENDURA susah gak sih ?




(Click to Enlarge Thumbnail)

Date Created: 07-Oct-2013
Created By: Budi Atmoko
Category: Aeromodeling u/SMA

Bikin GLIDER A2 (F1A) ENDURA susah gak sih ?


Merakit dan Menerbangkan Glider A2 (F1A) Endura (2/3)

Download Tutorial Lengkap (PDF 513 KB)


Perakitan badan

Badan kiri dan badan kanan yang berasal dari balsa 3 mm, kemudian kita rekatkan ke tail boom yang merupakan balsa stick 10x15 mm. Nose block kita rekatkan di bagian depan dengan lem Cyano acrylilate, sedangkan frame F1 dan F2 kita pasangkan dengan jarak yang telah ditentukan pada plan 1:1.

Perakitan sayap

Rib-rib sayap kita rakit diatas plan 1:1 dengan spar yang telah disesuaikan panjangnya. Pergunakan Lem CA sejenis super glue untuk membantu mempercepat perakitan sayap ini, bila menggunakan lem kayu sejenis Pva maka alat bantu berupa jarum pentul akan sangat membantu mempertahankan posisinya sebelum lemnya kering.

Empat bagian sayap Glider A2 ini akan dirakit dalam 4 bagian yang nantinya disambung dengan tripleks sambungan hedral, untuk itu anda tidak perlu khawatir merakit setiap bagian-bagiannya, yang terdiri atas Leading edge, Spar dan Trailing Edge secara satu demi satu menjadi 4 potong sayap, yaitu sayap tepi kiri dan kanan, sayap tengah kiri dan kanan.

Pemasangan Sudut Hedral

Sudut hedral diperlukan untuk kestabilan terbang , meskipun demikian fungsinya yang lain yaitu sebagai penyambung konstruksi sayap yang menahan beban memang tidak boleh di remehkan. Penyambung sayap bagian tengah ( central joiner ) dibuat dari tripleks 3 mm dengan sudut hedral kecil. Penyambung ini harus dilemkan sebagai lem CA yang benar-benar kuat ke spar atas dan bawah. Diujung-ujung tepi sayap bagian tengah kita bisa mengukur ketinggian hedral 3 cm di kiri dan kanan.

Sayap tepi kiri dan kanan kita sambungkan dengan sudut hedral tepi yang terbuat dari tripleks 3 mm. Kita ukur wing tip kiri dan kanan berada di ketinggian 14 cm dari lantai.

Salah satu pantangan yang sebaiknya selalu diperhatikan pada saat merakit sayap adalah kemungkinan adanya Twist dalam arah bentang sayap. Kondisi twist jika memang tidak dikehendaki, akan menurunkan efisiensi sayap glider kita ini yang berakibat menurunya prestasi pelayangan model tersebut.

Spar dengan Web

Untuk menjamin kekuatan sayap terhadap penarikan tali yang terkadang mencapai 4 kali berat model (4 G), konstruksi sayap glider A2, kita perkuat dengan web yang merekat pada spar atas dan bawah model khususnya di bagian sayap tengah.

Perakitan ekor vertikal

Ekor vertikal yang terdiri dari fin dan rudder kita potong dari balsa 3 mm , keduanya kita hubungkan dengan engsel kain yang dilemkan secara zig-zag.

Ekor ini selanjutnya kita tanam pada badan di bagian belakang dengan posisi yang tepat tegak lurus terhadap dudukan sayap dan lurus kebelakang jika kita lihat dari hidung pesawat.

Gerakan rudder kita batasi yaitu 00 ke kiri dan 30 ke kanan dengan memberikan pembatas dari kayu balsa yang kita rekatkan dengan lem cyanoacrylate (CA).

Rudder dan horn kita buat dari balsa 3 mm dan kita rekatkan posisinya pada rudder . Benang gelomang dari nilon berdiameter 0.6 mm kita ikatkan pada rudder horn kiri dan kita tarik ke depan dihubungkan dengan kait penarik. Sedangakan lengan horn kanan kita tarik dengan karet gelang untuk menjadikannya mekanisme rudder otomatis ( Automatic rudder).

Covering dan Finishing

Covering dan Silkspan

Sayap dan stabilo yang sudah selesai dirakit kita sampuli dengan kertas silkspan atau kertas jepun. Proses penyampulan sayap dan stabilo adalah dengan cara menempelkan kertas yang permukaan nya telah dilembabkan dengan sedikit semprotan air ke permukaan kerangka kerangka yang telah diolesi lem. Jangan lupa untuk memasang permukaan bagian bawah terlebih dahulu agar sambungannya nanti terletak di bagian bawah.

Covering bagian bawah dan atas

Badan bagian bawah yang masih terbuka kita tutup dengan balsa 2 mm sedangakan untuk bagian sebelah atas kita siapkan penutup dari balsa 2 mm. Kita akan menutup bagian atas nanti setelah kita memasukan pemberat dari timbal pada tempatnya.

Ditempat nantinya sayap dipasang kita buatkan lobang berdiameter 4 mm dan 2mm untuk tempat masuknya baja sambungan sayap di bagian spar dan trailing edge. Sedikit dibawahnya kita lubangi dengan bor 3 mm untuk kait penarik.

Dope dan Finishing

Sayap, badan dan stabilo selanjutnya kita lapisi dengan dope agar tahan air. Kita dapat menggunakan dope dari jenis Nitro Celulosa seperti Sanding Sealer yang pengencernya Thinner ND atau menggunakan dope yang kita buat sendiri dari celulose yang dilarutkan dalam acetone.

Pelapisan dengan Dope nitro celulose menyebabkan permukaan sayap dan badan menjadi tahan air atau cat . Jika anda ingin memberikan warna pada model, saat inilah waktunya untuk memberikan olesan warna dengan cat duco.

Ballast dan CG

Masukan pemberat dari timbal atau timah hitam pada hidung pesawat model di tempat yang telah disediakan. Stabilo kita ikatkan pada badan bagian belakang dengan karet gelang dan model kita kita pegang pada titik beratnya sekitar 6.5 7.5 cm dari dudukan sayap depan (Wing Mount). Timbal kita tambahkan di hidung model hingga pesawat dirasakan tidak berat ke belakang dari titik berat yang ditentukan.

Posisi Kait dan Posisi CG

Jika titik berat model sudah ditetapkan , kita bisa menutup hidung model pesawat dengan balsa penutup yang telah disiapkan sebelumnya kita perhatikan posisi kait penarik yang berada 150 didepan titik berat agar membuat penarikan menjadi aman dan stabil.

Pemasangan Sayap

Pasangkan sayap pada badan dengan bantuan wing joiner baja 4 mm dan 2 mm yang tersedia. Usahakan agar pemasangan sambungan sayap ini cukup kuat, pas dan tidak goyang. Pergunakan selotape bila perlu untuk mengunci posisi sayap kiri dan kanan agar tidak mudah lepas.

Chek bentangan sayap yang terpasang untuk memeriksa apakah terjadi twist yang tidak diharapkan . Gejala ini dikenali dengan memperhatikan sayap bagian tengah dan sayap tepi. Twist sayap yang tidak seragam dibagian kiri dan kanan akan membuat pesawat tidak bisa melayang dengan baik.

Twist sayap yang terjadi khususnya di tepi sayap (wing tip) dengan bagian trailing edge yang lebih rendah dari leading edge akan dapat menyebabkan pesawat mengalami tip stall sehingga sulit untuk bisa terbang melayang dengan baik.

Balancing Lateral

Timbang pesawat dalam arah lateral (guling) perhatikan barangkali sayap kiri dan kanan tidak seimbang beratnya . Letakan dan lemkan paku kecil diujung sayap yang kurang berat untuk membuatnya seimbang.

Berat 430 gram

Model yang telah di balance dapat ditimbang secara keseluruhan dengan timbangan atau neraca dan usahakan beratnya tidak terlalu menyimpang dari target yaitu 430 gr agar prestasi layangnya bagus.

Bersambung


1860 people view it
 



 


  Tutorial Teranyar (lihat semua)


Setting dan Menerbangkan Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 08-Apr-2014
3832 people view it
 


Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric
Merakit dan membuat Free Flight Glider R/C OPTIMAE 2500 Electric. Untuk siswa yang belajar pesawat free flight namun di kontrol oleh Radio Kontrol ... (Lihat)
Date Created: 24-Mar-2014
6363 people view it
 


Bagaimana merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45
Merakit dan menerbangkan Rubber Powered Glider Pelangi-45 ternyata asyik juga, wah anak kecil juga bisa ya ? ... (Lihat)
Date Created: 17-Mar-2014
14178 people view it
 

  Tutorial Unggulan (lihat semua)


Asyiknya Belajar Merakit Sendiri Pesawat Model
Pelajar juga bisa merakit Pesawat Pelangi 50 chuck glider dan Pelangi 70 rubber powered Glider ... (Lihat)
Date Created: 01-Jun-2013
8973 people view it
 


  Produk Baru (lihat semua)
Plan Falcon Senior 60
Price: Rp. 50,000
View: 903

Plan Glider A1 (F1H) Avia
Price: Rp. 50,000
View: 1,000

Plan Panthera 46 Sport Aerobatic
Price: Rp. 50,000
View: 865


  Produk Unggulan (lihat semua)
TS40 Electric Trainer
Price: Rp. 925,000 / Rp. 1,050,000 / Rp. 1,150,000
View: 1,000

Cessna 172 Skyhawk Electric Trainer
Price: Rp. 725,000 / Rp. 825,000 / Rp. 950,000
View: 1,000

Cessna 400 Electric Trainer
Price: Rp. 495,000 / Rp. 625,000 / Rp. 725,000
View: 1,000

 Tetang Kami   Tanya Jawab   Kontak Kami 
 Pembayaran 
Copyright @ 2013, 2014 Bandung-Aeromodeling.com. Allrights reserved.